Mahasiswa KKNTK 24 Unigoro Bersama Perhutani dan Warga Gelar Aksi Bersih-Bersih Kedung Maor

SuaraBojonegoro.com — Mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) 24 menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan kawasan wisata alam Kedung Maor, yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (27/7). Kegiatan ini melibatkan Menteri Perhutani, serta partisipasi aktif dari Karang Taruna, perangkat desa, dan warga setempat.

 

Kerja bakti dimulai pukul 14.30 WIB dan difokuskan pada pembersihan jalur menuju air terjun, aliran sungai, dan area sekitar yang selama ini kurang terawat. Aksi ini merupakan bagian dari program revitalisasi Geopark Bojonegoro, yang menjadi salah satu fokus utama program kerja KKNTK 24.

Sebelumnya, Kedung Maor sempat ditutup akibat longsor, yang menyebabkan kawasan ini tidak terkelola dan aktivitas wisata terhenti. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk menginisiasi gerakan kolaboratif bersama masyarakat guna membangkitkan kembali potensi lokal.

Dalam sambutannya, kementerian Perhutani  Tamiran menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dan warga.

“Kedung Maor ini punya nilai alam dan sejarah luar biasa, tapi karena longsor sempat ditinggalkan. Langkah awal seperti ini penting untuk membuka jalan menuju pengelolaan yang lebih baik, dan saya sangat mendukung,” ujarnya.

Koordinator KKNTK 24 Unigoro menyebut kegiatan ini tidak hanya fokus pada kebersihan fisik, tetapi juga pada pembangunan kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian dan pemanfaatan wisata secara berkelanjutan.

Salah satu warga, Kang Heri, yang ikut bergotong royong, menyampaikan harapannya agar Kedung Maor kembali aktif sebagai destinasi wisata.

“Kedung Maor sempat tutup karena longsor, jadi sepi. Sekarang mulai dibuka lagi dan dibersihkan. Kami senang sekali, mudah-mudahan ke depan bisa ramai lagi dan aman untuk dikunjungi.” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KKNTK 24 Unigoro untuk mendorong pembangunan desa melalui kolaborasi mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. (Red/Lis)

 

*Penulis : Aura – Tim PDD KKNTK 24 Universitas Bojonegoro