Oleh: Roikhatul Jannah
SuaraBojonegoro.com— Dalam upaya melestarikan budaya nusantara sekaligus menumbuhkan kreativitas anak sejak dini, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (SD MUDABO) menggelar kegiatan Lomba Minat dan Kreativitas Anak (L-MIKA) bertajuk “Pesona Budaya Anak Bangsa.” Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) se-Karisidenan Bojonegoro dan berlangsung meriah di Kampus Suropati SD MUDABO, Sabtu (1/11/2025).
Kepala Sekolah SD MUDABO, Nurul Hidayah, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting untuk mengasah minat dan bakat anak. Ia mengutip sebuah pepatah yang sarat makna, “Anak itu bukan seperti bejana yang diisi air, melainkan seperti api yang harus dinyalakan.”
“Maksudnya, anak tidak dibentuk semata oleh kemauan orang tua. Anak harus menemukan bakatnya sendiri, sementara orang tua berperan sebagai sistem pendukung bagi mereka,” ujar Nurul Hidayah.
Antusiasme peserta tampak begitu tinggi. Sejak pagi, puluhan peserta sudah memadati lokasi perlombaan dengan mengenakan busana kebaya dan beskap khas nusantara, menambah semarak suasana lomba yang kental dengan nuansa budaya.
Ketua panitia kegiatan, Siti Nur Aidah, S.Pd, menjelaskan bahwa L-MIKA bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembentukan karakter dan pengenalan budaya bagi anak-anak.
“Lomba ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas anak di usia dini, sekaligus membentuk generasi muda yang berbudaya, kreatif, dan cinta Indonesia,” ungkapnya.
Dalam L-MIKA 2025, terdapat empat kategori lomba yang dapat diikuti oleh peserta, yaitu lomba menyanyi tembang dolanan, lomba tahfidz, lomba geguritan bahasa Jawa, dan lomba mewarnai.
Melalui kegiatan ini, SD MUDABO berharap dapat menumbuhkan minat, bakat, dan kreativitas anak-anak sejak dini, serta menanamkan rasa cinta terhadap budaya nusantara di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus budaya global. (Lis/Red)








