Langkah Kecil untuk Cita-Cita Besar: PDI Perjuangan Bojonegoro Rayakan Hari Kartini dengan Aksi Nyata

SuaraBojonegoro.com – Memperingati Hari Kartini tahun 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar acara refleksi dan aksi bertajuk “Meneladani Semangat Kartini: Perempuan Akar Rumput Berdaya, Berkarya, dan Berdampak”. Acara yang berlangsung khidmat di Aula DPC PDI Perjuangan pada Rabu (21/4/2026) ini menekankan bahwa emansipasi bukan sekadar retorika, melainkan keterlibatan aktif dalam pembangunan dan menjaga kelestarian bumi.

Ratna Erika dari DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menyoroti betapa krusialnya peran perempuan dalam mendongkrak indeks pendidikan dan ekonomi di Bojonegoro.

“Pemerintah Kabupaten memberikan ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk terlibat dalam perencanaan pembangunan sejak tingkat desa. Kesetaraan gender adalah kunci pembangunan SDM yang berkualitas,” ujar Ratna sembari membedah data partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan strategis.

Baca Juga:  Berseberangan Dukungan Dalam Pilkada, Kader Ini Memilih Mundur Dari Kepengurusan DPC PDI Perjuangan Bojonegoro

Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, memberikan arahan yang sangat kontekstual. Ia mengingatkan bahwa semangat Kartini hari ini harus relevan dengan tantangan geopolitik global dan ancaman perubahan iklim, khususnya fenomena El Nino yang melanda Bojonegoro.

Bambang mengajak seluruh kader perempuan untuk menjadi pelopor ketahanan keluarga dengan cara melakukan Efisiensi Energi yaitu Bijak dalam penggunaan air dan listrik, kemudian Manajemen Konsumsi yaitu Memprioritaskan belanja kebutuhan pokok yang esensial, serta Kedaulatan Pangan dengan Memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pendamping dan pengganti beras.

Sisi perjuangan di jalur struktural dan legislatif juga ditegaskan oleh Sekretaris DPC sekaligus anggota Bapemperda DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan. Ia menjelaskan bahwa keberpihakan partai terhadap perempuan telah diwujudkan melalui produk hukum yang nyata.

Baca Juga:  DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Gelar Rakercab

“Fraksi PDI Perjuangan konsisten mengawal isu ini. Setelah sukses mendukung Perda Pengarusutamaan Gender pada 2025, tahun 2026 ini kami mendorong inisiasi Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan serta Perda Kabupaten Layak Anak,” tegas Donny.

Acara ditutup dengan komitmen kolektif seluruh kader untuk “Menjaga Ibu Bumi”. Sebagai bentuk implementasi nyata dari tema acara, seluruh peserta berkomitmen menanam pohon pelindung maupun tanaman pangan di lingkungan rumah masing-masing.

Ikhtiar ini merupakan langkah kecil namun konsisten dari PDI Perjuangan Bojonegoro untuk mewujudkan cita-cita besar: meningkatkan martabat perempuan agar terus berdaya dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Bumi Angling Dharma. (Red*)