KPU Tetapkan Secara Sah, Setyo Wahono-Nurul Azizah Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro

Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, hari ini gelar rapat pleno pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) 2024. Kamis (09/01/25).

Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Robby Adi Perwira, menuturkan jika penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih sesuai dengan peraturan komisi pemilihan umum nomor 18 tahun 2024 tentang rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

Selain itu rapat pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bojonegoro terpilih ini juga sesuai Surat Dinas Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia tertanggal 6 Januari 2025, Nomor: 24/PL.03.7-SD/06/2025 Perihal Penetapan Calon Terpilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak Tahun 2024.

Baca Juga:  Berangkatkan 792 Mahasiswa KKN TK Unigoro, Bupati Bojonegoro Harapkan Fokus Optimalisasi Potensi Desa untuk Geopark Berkelanjutan

“Tahap penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati ini juga berdasarkan tahap rekapitulasi penghitungan suara yang telah diberita acarakan,” katanya.

Dalam hal ini KPU Kabupaten Bojonegoro, secara sah menetapkan pasangan calon nomor urut 2 yakni Setyo Wahono dan Nurul Azizah sebagai bupati dan wakil bupati Bojonegoro terpilih dengan perolehan suara 701.249 (tujuh ratus satu ribu dua ratus empat puluh sembilan) atau 89,34 persen dari total suara sah dalam Pilkada, tutur Robby Adi Perwira.

Robby Adi Perwira, menuturkan jika pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih diusung oleh gabungan partai politik diantaranya adalah Parati Kebangkitan Bangsar (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar) Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Umat.

Baca Juga:  Mohamad Rohmadi Resmi Jabat Kajari Bojonegoro, Bupati Wahono Dorong Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan

“Dan Partai Buruh,” pungkasnya. (Bim/red).