Reporter : Putut Sugiarto
SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Desa Wotanngare bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro menggelar Pelatihan Penggunaan SoyPress bagi Ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM tahu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi tahu sekaligus memanfaatkan ampas tahu menjadi produk bernilai jual.
SoyPress merupakan alat pemeras ampas tahu yang dirancang untuk memisahkan sisa air dengan lebih cepat, higienis, dan hemat tenaga dibanding cara manual. Ampas yang telah diperas dapat langsung diolah menjadi tempe mbus, produk unik dengan cita rasa khas dan kandungan gizi yang baik, sehingga berpotensi menjadi komoditas unggulan desa.
Koordinator KKNTK Kelompok 09, Galih menyampaikan bahwa ide pembuatan SoyPress lahir dari kebutuhan pelaku UMKM untuk menghemat waktu dan tenaga dalam proses produksi.
“Dengan adanya SoyPress, proses pemerasan ampas tahu menjadi lebih efisien, sehingga pelaku UMKM dapat meningkatkan jumlah produksi tanpa mengorbankan kualitas,” jelasnya. Selasa, 12/09/2025
Dalam kegiatan ini, koordinator juga memberikan demonstrasi langsung penggunaan SoyPress kepada peserta, mulai dari tahap pemerasan hingga pengolahan ampas menjadi tempe gembus. Di akhir pelatihan, alat SoyPress secara resmi diserahkan kepada pelaku UMKM tahu di Desa Wotanngare sebagai bentuk dukungan keberlanjutan usaha mereka.
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM setempat meningkatkan produktivitas, mengurangi limbah, dan menciptakan produk olahan yang lebih bervariasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. (Put/Red)








