Reporter : Lina Nur Hidayah
SuaraBojonegoro.com – Jumlah Kasus Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro sejak tahun 2024 hingga bulan Maret 2025 tergolong tinggi berada diangka 754 kasus dengan penyebaran terbanyak di Bojonegoro Kota. Minggu (20/04/2025).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati mengatakan pada awal Januari hingga Maret 2025 ada penambahan kasus DBD dengan jumlah pasien terbanyak dari kecamatan Bojonegoro Kota sebanyak 21 kasus. Penyakit DBD ini dipicu oleh nyamuk Aedes aegypti yang mudah berkembang biak pada musim penghujan.
“Dari tahun 2024 hingga 2025 mencapai angka 754 kasus dan telah terjadi kematian akibat DBD, ” Terangnya.
Diketahui sebelumnya bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2024 kasus DBD di Bojonegoro mengalami peningkatan 100 persen dengan jumlah 580 kasus DBD, dengan sebaran tertinggi ada di 7 Kecamatan antara lain Bojonegoro kota, Kalitidu, Kanor, Dander, Sumberejo, Balen dan Kecamatan Malo.
Adanya jumlah kasus DBD di Bojonegoro yang tergolong tinggi bahkan sudah menelan korban jiwa, untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap penyebarannya dan menerapkan 3 M pada lingkungan sekitar, melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pemberian larvasida selektif dan fogging di lokasi rawan nyamuk. (Lin/red)








