Kebakaran Lahan 4 Hektare di Kapas Bojonegoro, Api Merambat dari Pembakaran Daun Kering

SuaraBojonegoro.com – Kebakaran lahan terjadi di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Senin (21/9/2026). Kobaran api menghanguskan lahan seluas kurang lebih 4 hektare setelah api dari pembakaran daun kering merambat ke area lahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengatakan kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran daun kering yang kemudian merambat dan membakar lahan di sekitarnya.

“Api berasal dari pembakaran daun kering, kemudian merambat ke area lahan sehingga menyebabkan kebakaran cukup luas,” kata Siswoyo.

Mendapat informasi tersebut, petugas Damkarmat Pos Kota langsung melakukan penanganan untuk mencegah api semakin meluas. BPBD Bojonegoro juga menerima informasi dari Damkarmat pada pukul 13.20 WIB dan segera mengerahkan personel menuju lokasi.

Baca Juga:  Akibat Konsleting Arus Pendek Listrik, Sebuah Mobil Pick Up Terbakar

Personel BPBD berangkat sekitar pukul 13.25 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.35 WIB. Petugas kemudian melakukan water supply dengan mengerahkan satu tangki air untuk mendukung proses pemadaman.

Petugas Damkarmat bersama BPBD, Satpol PP Kecamatan Kapas, Polsek Kapas dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

“Petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali merambat ke area lainnya,” ujar Siswoyo.

Kebakaran tersebut mengakibatkan lahan milik Suwarni (68), warga Desa Kumpulrejo RT 03/RW 01, Kecamatan Kapas, terbakar dengan luas sekitar 4 hektare.

Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkarmat sekitar pukul 14.55 WIB. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:  Gudang PenyimpanamTembakau Terbakar di Sidobandung Korban Rugi Rp100 Juta

Siswoyo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran daun, sampah maupun material kering secara sembarangan, terutama saat kondisi lahan mudah terbakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat ketika terkena angin dan material kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran sembarangan, karena kondisi lahan yang kering membuat api mudah merambat dan sulit dikendalikan,” pungkasnya. (Lis/Red)