SuaraBojonegoro.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam memeratakan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa terus menunjukkan hasil nyata. Melalui kucuran Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Anggaran 2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Dander, Kecamatan Dander, kini sukses menuntaskan pembangunan jalan rigid beton di wilayah setempat.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari konsistensi Pemkab Bojonegoro dalam mengalokasikan anggaran stimulus. Langkah strategis ini sengaja digulirkan demi membuka keterisolasian wilayah sekaligus mendongkrak urat nadi perekonomian di tingkat pedesaan.
Di tingkat bawah, Pemdes Dander merespons kepercayaan daerah tersebut dengan menerapkan sistem swakelola yang transparan dan padat karya. Efeknya, proyek ini mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekitar.
Kepala Desa (Kades) Dander, Jupriyanto, secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan kebijakan progresif dari jajaran manajemen Pemkab Bojonegoro yang dinilai sangat berpihak pada masyarakat desa.
“Kami atas nama Pemerintah Desa dan seluruh warga Dander mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Bojonegoro atas kucuran dana BKKD Tahun 2025 ini. Infrastruktur luar biasa ini bisa terwujud berkat komitmen kuat Pemkab dalam memeratakan pembangunan,” tegas Kades Jupri kepada media ini, Selasa (14/7/2026).
Jupriyanto menambahkan, sinergi yang hebat antara kebijakan taktis dari Pemkab dan eksekusi yang transparan di tingkat desa menjadi kunci utama percepatan kemajuan pembangunan di desanya.
Dampak positif dari program unggulan Pemkab Bojonegoro ini pun langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Tarno (53), salah satu tokoh masyarakat Desa Dander, mengaku bangga dengan perubahan wajah desanya yang kini memiliki akses jalan yang kokoh dan mulus.
“Jalan rigid beton hasil realisasi BKKD 2025 ini sudah selesai seratus persen. Kami sangat berterima kasih atas kebaikan Pemkab Bojonegoro dan kerja keras Pemdes. Sekarang mobilitas harian jadi jauh lebih mudah, para petani lancar angkut hasil panen, dan anak-anak tidak kesulitan lagi saat berangkat sekolah,” ungkap Tarno sumringah.
Senada dengan Tarno, acungan jempol juga datang dari sejumlah emak-emak warga setempat yang saban hari melintasi jalan baru tersebut. Mereka menilai hadirnya program BKKD dari Pemkab Bojonegoro merupakan solusi konkret yang langsung menyentuh dan menjawab kebutuhan dasar masyarakat kecil di tingkat desa. (Red)








