Gapoktan Desa Kedungsumber Ikuti Sosialisasi Pembuatan Pupuk Cair PSB Bersama KKN – TK 24 Unigoro

SuaraBojonegoro.com – Puluhan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk cair berbasis bakteri fotosintetik (Photosynthetic Bacteria/PSB) yang diselenggarakan di Balai Desa Kedungsumber, pada Selasa (6/8/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani mengenai alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan serta mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Pupuk cair PSB dikenal efektif dalam mempercepat pertumbuhan tanaman, memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

Sosialisasi ini dipandu oleh dua pemateri, Sholahudin Ahmed Al Ayubi dan Sholahudin Ahmad Al Mahdi, yang merupakan praktisi pertanian organik dan edukator lingkungan. Dalam pemaparannya, mereka menjelaskan manfaat PSB, cara pembuatannya, serta penerapannya di lahan pertanian.

Baca Juga:  Kunjungan Camat Gondang dan Kepala Desa dalam Rangka Meninjau Teknologi Hidrolik di Lokasi KKN-TK 05 Unigoro

“PSB merupakan jenis bakteri baik yang bisa diandalkan untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara di tanah dan mempercepat fotosintesis tanaman. Petani bisa membuatnya sendiri dari bahan-bahan sederhana seperti air hujan, telur, dan molase,” ujar Sholahudin Ahmed Al Ayubi di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Sholahudin Ahmad Al Mahdi menjelaskan bahwa pupuk cair PSB tidak hanya murah, tetapi juga memberikan efek jangka panjang bagi kesuburan tanah. “PSB membantu memperbaiki mikroorganisme tanah dan sangat cocok diterapkan untuk pertanian organik. Selain itu, proses pembuatannya pun tidak memerlukan alat rumit,” jelasnya.

Peserta sosialisasi juga diajak langsung melakukan praktik pembuatan PSB dengan bahan-bahan yang telah disiapkan oleh panitia. Langkah-langkah mulai dari proses fermentasi hingga penyimpanan pupuk cair dijelaskan secara rinci agar dapat diterapkan secara mandiri di rumah atau lahan masing-masing.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-TK Unigoro Meriahkan HUT ke-80 RI Lewat Lomba Antarwarga di Desa Dander

Kegiatan ini disambut positif oleh Gapoktan setempat. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru yang dapat diterapkan secara langsung dalam praktik pertanian sehari-hari. Selain itu, mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin untuk menambah keterampilan dan pengetahuan petani.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Gapoktan Desa Kedungsumber diharapkan dapat menjadi pelopor pertanian ramah lingkungan di wilayah Temayang, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. (Red/Lis)