Edukasi Pengelolaan Sampah, Mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO Kenalkan Kreasi Kolase kepada Siswa SDN Bareng 3

SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) 14 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) menyelenggarakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah bagi siswa SDN Bareng 3, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenal jenis-jenis sampah, serta menumbuhkan kreativitas dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi karya yang bernilai guna.

 

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh mahasiswa KKNTK 14, guru, dan seluruh siswa. Senam pagi menjadi pembuka kegiatan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membiasakan pola hidup sehat di lingkungan sekolah.

 

Selanjutnya, mahasiswa memberikan materi edukasi tentang sampah dengan mengenalkan berbagai jenis sampah, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Siswa juga diajak memahami pentingnya memilah sampah sejak dini sebagai langkah sederhana dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi pencemaran.

Baca Juga:  Porprov Jatim 2025: Atlet Angkat Besi Dari Mahasiswa Unigoro Petik Tiga Medali Sekaligus

 

Sebagai bentuk penerapan materi yang telah diberikan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat kolase gambar menggunakan sampah plastik sebagai bahan utama. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tidak bermanfaat dapat diolah menjadi karya seni yang menarik dan memiliki nilai estetika.

 

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat. Para siswa menunjukkan kreativitas dalam menyusun potongan sampah plastik menjadi berbagai bentuk kolase yang unik. Pendampingan yang diberikan oleh mahasiswa KKNTK 14 juga mendorong siswa untuk aktif berkreasi dan bekerja sama selama proses pembuatan kolase.

 

Melalui edukasi ini, mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO berharap siswa SDN Bareng 3 semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta terbiasa menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak usia dini. Selain itu, pemanfaatan sampah plastik sebagai media kolase diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa limbah dapat diolah menjadi produk yang kreatif, bernilai, dan ramah lingkungan. (Red)