Dukung Swasembada Pangan, Polsek Kanor Turun Ke Sawah Monitoring Lahan Pertanian Warga

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata di tingkat kewilayahan. Guna memastikan sektor pertanian berjalan optimal, jajaran Polsek Kanor, Polres Bojonegoro, aktif melaksanakan pendampingan dan monitoring langsung ke lahan pertanian milik warga.

Aksi turun ke sawah ini seperti yang dilakukan personel Polsek Kanor saat menyambangi kawasan pertanian milik Kelompok Tani Sidomukti di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Senin (18/5/2026).

Kapolsek Kanor, AKP Slamet Hariyanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret kepolisian terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan, sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat bermatapencaharian petani.

Baca Juga:  Sebelum Meninggal, Korban Sempat Pamitan Istri

“Kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang aktif mendukung pembangunan dan kemajuan sektor pertanian demi terwujudnya kemandirian pangan nasional,” ungkap AKP Slamet Hariyanto.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, petugas kepolisian berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap aspirasi, kendala yang dihadapi di lapangan, serta memantau perkembangan kondisi tanaman pangan warga.

Menurut AKP Slamet Hariyanto, pendampingan ini dinilai penting agar para petani merasa didukung dan termotivasi untuk terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka.

“Dengan hadirnya personel di lapangan, kami berharap dapat ikut mengawal jalannya proses pertanian, mulai dari masa tanam hingga panen nanti, agar berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” pungkas Kapolsek Kanor.

Baca Juga:  Polisi di Bojonegoro Gelar Sosialisasi Penerimaan Polri Tahun 2025 

Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian dan kelompok tani ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kanor khususnya, dan Kabupaten Bojonegoro pada umumnya, dapat terjaga dengan kuat dan berkelanjutan. (Rif/Red)