Curi Sepeda Motor Karyawan, Mantan Sopir Ekspedisi Ditangkap Warga di Baureno Bojonegoro, Kini Pelaku Diamankan Polisi!

​SuaraBojonegoro.com – Aksi nekat dilakukan oleh seorang mantan sopir ekspedisi berinisial AJ (30), warga Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Ia babak belur dihakimi warga setelah tepergok mencuri sepeda motor Yamaha N-MAX milik karyawan di halaman parkir gudang J&T Cargo, Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (14/7/2026) malam.

​Kapolsek Baureno, AKP H. Sholeh, S.H., membenarkan adanya peristiwa dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut. Menurutnya, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Baureno setelah sebelumnya sempat menjadi sasaran kemarahan warga yang geram.

​Peristiwa ini bermula sekira pukul 21.00 WIB. Pelaku yang diketahui pernah bekerja sebagai sopir di gudang tersebut datang menggunakan bus dan turun di depan lokasi kejadian. Pelaku kemudian menghampiri M. Alut Wahyu Subakti (21), petugas satpam yang sedang berjaga, dengan dalih ingin mencari tumpangan truk menuju arah Surabaya.

​”Petugas satpam sempat menginfokan bahwa truk tujuan Surabaya baru ada sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku kemudian diminta menunggu di warung kopi dekat gudang,” ujar AKP Sholeh saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga:  Jadi Pembina Upacara di MAN 4, Kapolsek Baureno Ingatkan Pelajar Untuk Tertib dan Waspada Hoax 

 

​Tak berselang lama, pelaku meminta izin untuk beristirahat di musala gudang. Namun, gerak-geriknya mulai mencurigakan karena ia justru duduk-duduk di atas deretan sepeda motor milik karyawan.

​Kecurigaan satpam terbukti. Saat petugas satpam sedang sibuk mengatur truk yang hendak masuk ke gudang, pelaku langsung menyalakan sepeda motor Yamaha N-MAX warna hitam bernomor polisi S-4854-AAY milik korban, Reza Bus Tommy (28), yang kuncinya tertinggal di kantong dasbor motor. Pelaku langsung tancap gas membawa kabur motor tersebut ke arah barat.

​Melihat motor karyawan dibawa kabur, satpam gudang langsung melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor sambil berteriak “maling-maling”. Teriakan tersebut memicu respons spontan dari karyawan lain dan warga sekitar yang langsung ikut mengejar pelaku.

​Apes bagi pelaku, setelah pelarian sejauh kurang lebih 500 meter—tepatnya di sebelah timur SPBU Trojalu—ia merasa terkepung. Pelaku akhirnya memilih meninggalkan motor curiannya di pinggir jalan dan nekat lari bersembunyi ke area persawahan yang gelap.

​”Warga bersama karyawan bergerak cepat mengepung area persawahan tersebut. Sekitar 20 menit kemudian, pelaku berhasil ditemukan dan ditangkap oleh massa yang emosi,” jelas Kapolsek Baureno.

Baca Juga:  Modus Licik Berpura-Pura Teman Akrab Berakhir di Penjara, Pelaku Curanmor di BWS Diringkus Polres Bojonegoro

​Setelah berhasil diredam dari amukan warga, pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha N-MAX senilai Rp20.000.000,- langsung diserahkan ke Polsek Baureno untuk proses hukum lebih lanjut.

​Menyikapi peristiwa ini, Kapolsek Baureno AKP H. Sholeh, S.H., memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar. Ada empat poin penting yang ditekankan oleh Kapolsek:

  • ​Tingkatkan Kewaspadaan: Warga diminta selalu peka dan waspada jika melihat ada orang asing yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar.
  • ​Jaga Barang Berharga: Tetap waspada dan jangan teledor terhadap barang-barang berharga milik pribadi.
  • ​Gunakan Kunci Ganda: Khusus pemilik sepeda motor, pastikan kendaraan selalu dikunci setang. Sangat disarankan untuk memasang kunci ganda sebagai langkah antisipasi curanmor. Jangan sekali-kali meninggalkan kunci di motor atau di kantong dasbor.
  • ​Manfaatkan Layanan Kepolisian: Jika melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan dan mengganggu kamtibmas, segera laporkan ke pihak Polsek Baureno atau melalui layanan darurat Call Center 110.