Bojonegoro Tuan Rumah PRO LIGA Bola Voli 2026 Penjualan Tiket Sudah Bisa di Pesan Secara Online

Oleh: Said Edy Wibowo

 

SuaraBojonegoro.com – Bojonegoro tetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan PRO LIGA Bola Voli 2026 putaran 2 yang di laksanakan di GOR Utama Bojonegoro, 12 sd 15 Februari 2026.

 

Penunjukan Bojonegoro menjadi tuan rumah PRO LIGA Bola Voli 2026 putaran 2 adalah sebuah prestasi dan kebanggaan insan Voli di Bojonegoro karena perkembangan organisasi Bola Voli yang menunjukkan trend kenaikan prestasi dan kinerja PBVSI Bojonegoro

 

Menurut Ketua harian PBVSI Bojonegoro, AKP BAYU ADJIE SUDARMONO, S.T.K., S.I.K., M.H sekaligus Ketua Pelaksana PRO LIGA Bola Voli 2026 putaran 2 di Bojonegoro saat dihubungi awak media mengatakan Alhamdulillah Bojonegoro menjadi tuan rumah PRO LIGA 2026 putaran 2 ini semua adalah kerja keras yang dilakukan oleh Pengurus PBVSI dan kerja keras insan Bolavoli di Bojonegoro.

Baca Juga:  Membangkitkan Minat Bakat Bola Voli Pengurus PBVSI Kabupaten Bojonegoro Resmi di Lantik

 

Tentu atas suport yang luar biasa dari Pemkab Bojonegoro dalam hal ini adalah Dinas Pemuda dan Olahraga yang selalu bersinergi dan Kolaborasi PBVSI Bojonegoro.

 

Atas Nama PBVSI Bojonegoro kami mengucapkan terima kasih kepada SAMATOR yang telah memilih Bojonegoro sebagai Home Base sehingga Bojonegoro ditunjuk sebagai Tuan rumah PRO LIGA Bola Voli 2026 putaran 2.

 

Karena antusias warga, pencinta Bola Voli Bojonegoro dan sekitarnya yang luar biasa menyambut PRO LIGA Bola Voli 2026, serta kami ingin memberi layanan terbaik maka panitia menyediakan pemesanan tiket online yang sudah di pesan melalui link dibawah ini:

 

https://artatix.co.id/event/proliga_bolavoli2026

 

Scan barcode di Flayer

Baca Juga:  Pencetak Bakat Atlet Muda Dimulai Lagi, Liga Voli Bergengsi U-15 Bojonegoro Resmi Bergulir

 

Adapun HTM Tiket adalah:

 

Reguler 75.000

VIP 150.000

 

Pada Intinya Panitia penyelenggara, PBVSI Bojonegoro ingin memberikan yang terbaik pada masyarakat Bojonegoro dan insan pecinta Bolavoli. Tambah Bayu Adjie Sudarmono diakhir keterangan. (Sew/red)