Angin Kencang Terjang Temayang, Garasi SPPG Roboh dan 12 KK Terdampak Kerusakan Rumah

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

 

SuaraBojonegoro.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (04/11/2026) sore, mengakibatkan bangunan garasi yang merupakan bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Jono roboh.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.49 WIB di lingkungan dapur SPPG Desa Jono, RT 08 RW 02, Kecamatan Temayang. Akibat kejadian itu, dua unit mobil operasional SPPG dan 10 sepeda motor yang berada di dalam garasi tertimpa reruntuhan bangunan hingga mengalami kerusakan.

 

Kapolsek Temayang, Iptu Mohammad Ikhsan Jaelani, S.H., dalam keterangannya menyebutkan bahwa robohnya bangunan tersebut diduga akibat hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Temayang sejak sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, bangunan garasi yang roboh tersebut berukuran sekitar 8 x 25 meter dan terbuat dari material kayu jati.

 

“Dua mobil dan 10 sepeda motor tertimpa reruntuhan, reruntuhannya sudah dievakuasi personel gabungan bersama masyarakat. Kejadian ini akibat hujan angin yang terjadi tadi sore,” ujar Iptu Ikhsan.

Baca Juga:  Mobil Dinas Pemkab Bojonegoro Tertimpa Dahan Pohon Saat Angin Kencang

 

Meski dua unit mobil operasional mengalami kerusakan, aktivitas pelayanan SPPG dipastikan tetap berjalan. Mitra SPPG, Ida Rumiyati Ningsih, bersama Kepala SPPG, Galih Pandu Pambudi, telah menyiapkan dua unit mobil cadangan untuk mendukung operasional pada Kamis (05/11/2026).

 

“Untuk operasional SPPG besok sudah dibackup dua mobil cadangan dari Mitra SPPG, sehingga tidak menjadi kendala dalam penyaluran MBG ke sekolah,” tambahnya.

 

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerusakan bangunan dan kendaraan mengakibatkan kerugian materiil SPPG yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.

 

Dampak hujan deras disertai angin kencang tersebut juga dirasakan warga di sejumlah wilayah Desa Jono. Berdasarkan laporan kepolisian, kerusakan rumah berupa atap roboh atau tersingkap terjadi di empat rukun tetangga (RT).

Baca Juga:  Angin Kencang Robohkan 9 Rumah di Bojonegoro

 

Rinciannya, RT 09 sebanyak tujuh kepala keluarga (KK), RT 11 sebanyak dua KK, RT 13 sebanyak dua KK, dan RT 15 sebanyak satu KK. Dengan demikian, terdapat 12 KK yang terdampak kerusakan rumah.

 

Selain itu, pohon tumbang dilaporkan terjadi di depan Kantor Brigif, turut Dusun Sampang, Desa Buntalan. Pohon tumbang lainnya juga menimpa kabel listrik di wilayah RT 08 RW 02 Desa Jono.

 

Kerugian materiil akibat kerusakan rumah warga diperkirakan mencapai Rp100 juta. Jika digabungkan dengan kerugian di lingkungan SPPG, total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp200 juta.

 

Petugas Polsek Temayang bersama Babinsa, anggota Koramil, Satpol PP, pemerintah desa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi material bangunan. (Why/Red)