BAHAYA PORNOGRAFI BAGI SISWA SMP DAN SMU

Oleh: H. Sholikin Jamik
(Anggota Dewan Pendidikan Bojonegoro)

SuaraBojonegoro.com – Warga Desa di Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, dibuat geger oleh peristiwa yang melibatkan dua remaja di bawah umur pada Senin (2/11/2026) malam. Seorang remaja perempuan berinisial FB (14), yang masih berstatus pelajar SMP, diduga menjadi sasaran tindakan yang mengarah pada perbuatan seksual oleh seorang remaja laki-laki berinisial D (14), asal Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Sukorame, tepatnya di sekitar depan Pasar Desa Purwoasri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua remaja tersebut sebelumnya saling mengenal melalui permainan daring Free Fire (FF). Dari perkenalan di dunia maya itu, keduanya kemudian menjalin komunikasi hingga berlanjut pada kedekatan personal.

Peristiwa ini menggugah hati nurani Dewan Pendidikan Bojonegoro untuk melakukan pencegahan bagi anak-anak SMP dan SMU dari bahaya pornografi.

Memang, masa SMP-SMA adalah masa paling keren untuk mengejar cita-cita. Namun, di masa ini juga banyak jebakan, salah satunya pornografi dan pergaulan bebas.

A. APA BAHAYA PORNOGRAFI?

Bukan soal dosa saja, tetapi merusak otak dan masa depan.

1. Merusak Otak (Kesehatan)

Otak remaja masih tumbuh sampai umur 25 tahun. Menonton pornografi itu seperti memberikan racun dopamin berlebihan ke otak. Akibatnya:

  • Jadi kecanduan, susah fokus belajar, gampang lupa.
  • Tidak semangat, mudah cemas dan minder.
  • Lama-lama menganggap yang tidak wajar menjadi wajar.
Baca Juga:  Tetap Jaga Aman dan Sehat Saat Sekolah

2. Merusak Hati dan Perilaku

  • Membuat kita tidak menghormati lawan jenis. Menganggap orang lain hanya sebagai objek.
  • Memicu rasa ingin mencoba yang berbahaya, padahal belum siap mental dan hukum.
  • Yang di video itu akting, bukan kenyataan. Jangan ditiru.

3. Merusak Masa Depan (Hukum)

Di Indonesia, kalau remaja usia 14 tahun menyebarkan, menyimpan, atau memaksa orang lain melihat konten pornografi, bisa kena UU Perlindungan Anak dan UU ITE. Bahkan kalau pacaran sampai melakukan tindakan seksual, seperti kasus di Sukosewu kemarin, akan diamankan Polisi PPA dan dicatat dalam rekam jejak. Cita-cita mau jadi TNI/Polri, guru, perawat bisa gagal.

B. BATASAN PERGAULAN YANG SESUAI USIA

Islam dan aturan sekolah mengajarkan: Pacaran bukan prestasi.

Batasan WAJIB untuk SMP-SMA:

1. Jaga Jarak Fisik

Tidak ada sentuhan yang tidak perlu, seperti pegangan tangan, pelukan, pangkuan, apalagi lebih. Sentuhan di usia SMP-SMA membuka pintu penyesalan.

2. Jaga Ruang Privat

Jangan berduaan di tempat sepi, seperti kamar kosong, kos, sawah, rumah saat sepi. Syaitan itu yang ketiga. Kalau mau belajar kelompok, di tempat terbuka dan ramai.

3. Jaga Waktu dan Komunikasi

Tidak ada telepon/video call larut malam berduaan. Tidak mengirim foto/video yang membuka aurat, walau dengan alasan “sayang”. Foto itu akan menjadi senjata yang menyakiti dirimu kelak.

Baca Juga:  BIJAK MEMULAI HIDUP BARU

4. Jaga Gaul Digital

Unfollow akun yang postingannya porno. Pornografi sekarang tidak hanya di situs jelek, tetapi juga di TikTok, IG, Telegram berkedok “koleksi”. Kalau muncul, langsung SKIP – LAPOR – HAPUS.

C. BAGAIMANA CARA MENOLAK DAN MENJAGA DIRI?

Kalau diajak teman/pacar melakukan hal yang tidak nyaman, katakan dengan tegas:

“Sorry, aku nggak nyaman. Aku masih mau fokus sekolah/ngaji. Kalau kamu sayang, harusnya kamu jaga aku, bukan rusak aku.”

Tips Praktis Jaga Diri:

  1. Perkuat Hobi: Sibukkan dengan olahraga, Pramuka, Tapak Suci, OSIS, esports positif. Orang sibuk berprestasi tidak sempat mikir porno.
  2. Atur HP: Aktifkan SafeSearch Google, pakai DNS keluarga. Letakkan HP di ruang keluarga saat malam, jangan bawa ke kamar.
  3. Punya Teman Curhat Aman: Kalau ada masalah atau pernah terlanjur lihat, curhat ke Guru BK, orang tua, atau Ustadz yang kamu percaya. Jangan dipendam sendiri.
  4. Ingat 3 Dosa Besar Remaja: Zina, Narkoba, dan Bullying. Satu saja kena, masa depan bisa hancur.

Adik-adik adalah generasi penerus Bojonegoro. Tubuhmu adalah amanah dari Allah, bukan untuk dicoba-coba.

Jaga Mata, Jaga Hati, Jaga Masa Depan.

Kalau butuh bantuan curhat rahasia:

  • Guru BK Sekolah.
  • UPTD PPA Bojonegoro (DP3AKB).
  • Psikolog Puskesmas terdekat.