Sejumlah Rumah di Dander Bojonegoro Rusak Diterjang Angin Kencang

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Sejumlah warga Perumahan Bumi Damai, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mengalami kerusakan bangunan setelah hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan tersebut pada Kamis (29/10/2026) sore. Berdasarkan pendataan awal, delapan rumah di Gang Semeru, Blok K, terdampak akibat robohnya kanopi.

 

Cuaca buruk mulai dirasakan warga sekitar pukul 15.51 WIB. Terjangan angin berlangsung kurang lebih setengah jam, disertai hujan deras yang membuat kondisi di luar rumah sulit terlihat dengan jelas.

 

Di tengah kejadian tersebut, warga merekam kondisi lingkungan dari dalam rumah. Pepohonan terlihat bergoyang kuat akibat terpaan angin. Sejumlah warga juga berusaha memastikan kendaraan mereka tetap aman selama cuaca buruk berlangsung.

Baca Juga:  Angin Kencang Disertai Hujan Robohkan Kandang Ayam dan Pepohonan

 

Peristiwa itu kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian setelah laporan masuk melalui layanan Polisi 110 Polres Bojonegoro. Informasi tersebut disampaikan kepada jajaran Polsek Dander untuk dilakukan pemeriksaan di kawasan terdampak.

 

Petugas yang tiba di lokasi melakukan pengecekan terhadap bangunan serta mendata warga yang mengalami kerusakan. Nama-nama yang tercatat dalam pendataan awal antara lain Suntara Mustofa, Hamzah Harimas Akbar, Ilham, Khoirul, dan Sunarto.

 

Kapolsek Dander, Iptu Warsito, menyatakan bahwa penanganan awal dilakukan bersama masyarakat setempat. Selain mendata kerusakan, petugas juga membantu warga yang rumahnya terdampak.

 

“Kami bersama warga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan serta membantu penanganan awal terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian kanopi akibat terjangan angin,” ujar Iptu Warsito

Baca Juga:  Beberapa Rumah di Bojonegoro Rusak Diterjang Angin Kencang

 

Warsito mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan cuaca yang berlangsung secara tiba-tiba. Ketika hujan lebat dan angin kencang terjadi, warga diharapkan mengutamakan keselamatan serta menjauhi bagian bangunan atau benda di sekitar yang berisiko roboh.

 

Setelah cuaca mereda, pemantauan lingkungan perumahan tetap dilakukan bersama warga. Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan terperinci mengenai besaran kerugian materiil maupun informasi terkonfirmasi tentang korban dalam kejadian tersebut. (Why/Red)