SuaraBojonegoro.com — Fakultas Ekonomi Universitas Bojonegoro (Unigoro) kini bertransformasi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Perubahan nomenklatur ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum strategis untuk memperluas rumpun keilmuan, memperkuat kontribusi kepada masyarakat, serta meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan dinamika dan kebutuhan zaman.
Dekan FEB Unigoro, Endang, SE., MM., menerangkan, perubahan nama fakultas telah ditetapkan dalam SK Rektor Universitas Bojonegoro Nomor: 16/KEP/UB/VIII/2026 tentang Perubahan Nama Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Bojonegoro Menjadi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) Universitas Bojonegoro. Surat keputusan tersebut berlaku secara efektif terhitung mulai tanggal 7 September 2026.
“Dalam rangka mendukung kelembagaan Universitas Bojonegoro menuju perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat internasional. Perubahan nama fakultas ini menjadi upaya peningkatan mutu akademik, tata kelola, serta penguatan identitas kelembagaan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dunia usaha, dan dunia industri,” terangnya, Rabu (14/10/26).
Kini FEB Unigoro menaungi dua prodi studi (prodi). Prodi ekonomi pembangunan dengan akreditasi baik sekali dan prodi manajemen ritel dengan akreditasi baik. Endang berharap, dengan perubahan nama fakultas dapat memberikan dampak positif. “Tentunya harus mencerminkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kompetensi lulusan yang dihasilkan,” tandasnya. (din/red)








