Oleh: Samsul Arifin
SuaraBojonegoro.com— Semangat perjuangan dan kreativitas peserta didik MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem berhasil mengantarkan madrasah tersebut meraih Juara I Lomba Pawai Budaya tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Kedungadem, Senin (31/8/2026).
Lomba pawai budaya tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Kecamatan Kedungadem dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan diikuti oleh hampir seluruh sekolah tingkat SMP/MTs di Kecamatan Kedungadem.
MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem tampil dengan mengusung tema “Api Perjuangan Laksamana Malahayati”. Tema tersebut mengangkat kisah perjuangan perempuan Aceh yang meneruskan perjuangan setelah para suami mereka gugur dalam pertempuran melawan penjajah.
Tampilkan Semangat Perjuangan
Melalui tema tersebut, para peserta didik tidak sekadar mengikuti pawai, tetapi juga menyampaikan pesan tentang keberanian, keteguhan, persatuan, dan semangat mempertahankan tanah air.
Dengan penuh antusias, murid-murid MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem mengikuti seluruh rangkaian pawai. Persiapan dan latihan yang dilakukan sebelumnya menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan serta kesiapan peserta.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem berhasil menyabet Juara I dan membawa pulang kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah.
Apresiasi untuk Guru dan Wali Murid
Koordinator Pawai MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem, Dika Erli Frilian, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan madrasah dalam perlombaan.
“Saya turut bangga melihat anak-anak MTs Muda dengan penuh semangat mengikuti perlombaan. Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh wali murid serta bapak dan ibu guru yang tidak pernah lelah mendampingi anak-anak selama persiapan dan latihan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem, Ahmad Syaeful Anam, mengaku bangga dan terharu atas prestasi yang berhasil diraih peserta didiknya.
“Saya merasa bangga dan terharu atas prestasi yang diraih oleh murid-murid kita. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik pada tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.
Raihan Juara I tersebut menjadi bukti bahwa semangat, kerja sama, kreativitas, dan dukungan berbagai pihak dapat menghasilkan prestasi.
Lebih dari sekadar kemenangan, keikutsertaan dalam pawai budaya menjadi pengalaman bagi peserta didik untuk mengenal nilai perjuangan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan budaya Indonesia. (Sam/Lis)








