Ratusan Warga Berebut Puluhan Gunungan Saat Perayaan Sembahyang Arwah di Klenteng Bojonegoro

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com– Ratusan warga memadati halaman Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro, Jumat (29/8/2026) pagi. Mereka antusias mengikuti tradisi rebutan puluhan gunungan sesaji yang menjadi salah satu rangkaian perayaan Sembahyang Arwah.

Tradisi tersebut berlangsung meriah. Warga rela berdesak-desakan untuk mendapatkan berbagai makanan dan sesaji yang sebelumnya telah melalui rangkaian ritual doa. Bagi sebagian warga, makanan tersebut dipercaya membawa keberkahan, rezeki, dan kemakmuran.

Sebelum prosesi rebutan gunungan dimulai, pengurus dan umat Tri Dharma terlebih dahulu melaksanakan sembahyang serta doa bersama. Ritual dipimpin Ketua Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro Liem Hwat Hok bersama Ketua Bidang Peribadatan Kho Tjiang San.

Usai rangkaian ibadah selesai, suara gong yang ditabuh panitia menjadi tanda dimulainya prosesi rebutan gunungan.

Baca Juga:  Ada Aksi Penolakan, Rencana Eksekusi Aset TITD Hok Swie Bio Harus Tetap Dilaksanakan

Ratusan warga yang sejak awal menunggu di luar pagar langsung memasuki halaman klenteng. Mereka berebut mengambil berbagai sesaji dan makanan yang telah disiapkan dalam puluhan gunungan.

Suasana semakin ramai karena prosesi tersebut tidak hanya diikuti orang dewasa. Sejumlah anak-anak juga turut berbaur dan berusaha mendapatkan makanan dari gunungan sesaji.

Berbagai makanan yang diperebutkan warga antara lain nasi, lauk-pauk, jajanan siap saji, buah-buahan, sayuran, hingga kue tradisional. Makanan yang diperoleh kemudian sebagian warga mengaku akan disantap bersama keluarga, kerabat, maupun teman.

Menariknya, gunungan dalam tradisi tersebut tidak hanya berisi hasil bumi dan makanan. Panitia juga menyelipkan angpau berisi kupon hadiah. Warga yang mendapatkan kupon dengan tulisan tertentu dapat menukarkannya kepada panitia dengan hadiah, seperti mesin cuci, kulkas, dan hadiah lainnya.

Baca Juga:  Ada Aksi Penolakan, Rencana Eksekusi Aset TITD Hok Swie Bio Harus Tetap Dilaksanakan

Ketua Bidang Peribadatan TITD Hok Swie Bio Bojonegoro, Kho Tjiang San, mengatakan tradisi rebutan gunungan merupakan bagian dari rangkaian perayaan Sembahyang Arwah.

Menurutnya, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada arwah para leluhur.

Tradisi ini juga menjadi momentum untuk menjaga kebersamaan masyarakat dan melestarikan kegiatan keagamaan serta budaya yang selama ini telah dilaksanakan secara turun-temurun di Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro.

Dengan penuh antusias, warga pun membawa pulang makanan dan hadiah yang mereka dapatkan. Bagi mereka, rebutan gunungan bukan sekadar mendapatkan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang diyakini membawa keberkahan. (Rif/Red)