Pemkab Bojonegoro Resmikan Wisata TEKAD Banyu Kuning, Dorong Potensi Geopark dan Ekonomi Lokal

SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meresmikan wisata TEKAD (Trip Edukasi Kemah Adventure Dolanan) Banyu Kuning di Geosite Banyu Kuning, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Sabtu (24/10/2026). Destinasi ini dikembangkan untuk memperkenalkan potensi wisata alam, edukasi, petualangan, dan budaya lokal sekaligus mendorong perekonomian masyarakat.

 

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Gondang Sigit Jatmiko, unsur PKK Kecamatan Gondang, kepala desa, siswa-siswi, serta tamu undangan. Kegiatan diawali dengan senam BMM (Bahagia Makmur Membanggakan).

 

Camat Gondang Sigit Jatmiko mengatakan, pengembangan wisata TEKAD Banyu Kuning bertujuan mengoptimalkan potensi alam dan budaya lokal agar menjadi daya tarik wisata yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

 

“Melalui TEKAD, kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam semata, tetapi juga menjadi ruang belajar, petualangan, kebersamaan, dan pengenalan kembali permainan tradisional bagi generasi muda,” ujarnya.

 

Ia berharap Geosite Banyu Kuning dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Keberadaan wisata tersebut diharapkan membuka peluang usaha baru sekaligus menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif di Kecamatan Gondang.

Baca Juga:  Polsek Gondang Gerak Cepat Penanggulangan Korban Terdampak Bencana Banjir di Kecamatan Gondang

 

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengapresiasi inovasi pemerintah Kecamatan Gondang dalam mengembangkan potensi wisata daerah. Menurutnya, keindahan alam Banyu Kuning menjadi modal penting untuk menarik wisatawan, tetapi perlu didukung inovasi dan promosi yang berkelanjutan.

 

Nurul menegaskan, pengembangan destinasi wisata tidak boleh berhenti pada kegiatan peresmian. Pengelola perlu menghadirkan berbagai aktivitas menarik secara berkesinambungan agar wisatawan tertarik berkunjung kembali.

 

“Pak Camat, kalau membuat inovasi seperti ini jangan tanggung-tanggung. Kalau tanggung, orang biasanya mudah bosan dan tidak akan kembali lagi. Tantangannya adalah harus ada perubahan berkelanjutan yang menarik, serta promosi yang gencar terutama di media sosial. Alamnya sudah sangat bagus, kalau di Bali view seperti ini pasti dijual mahal,” kata Nurul.

 

Ia juga menekankan pentingnya komitmen pemerintah setempat dalam mengembangkan destinasi tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Setelah menyampaikan sambutannya, Nurul secara resmi membuka wisata TEKAD Banyu Kuning.

Baca Juga:  Pembagian BLT DD Desa Pragelan Kecamatan Gondang Jadi Polemik, Diduga Ada Data Ganda

 

“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, TEKAD, Trip Edukasi Kemah Adventure Dolanan saya nyatakan dibuka dan dimulai,” ucapnya.

 

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bendera Merah Putih secara simbolis kepada pimpinan rombongan pendaki. Sebanyak 81 peserta yang terdiri atas pendaki umum, siswa-siswi, dan anggota Pramuka kemudian dilepas untuk melakukan pendakian ke Gunung Pandan.

 

Rangkaian acara ditutup dengan penanaman pohon bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan juga dimeriahkan dengan perlombaan egrang tradisional untuk memperkenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda.

 

Melalui pengembangan TEKAD Banyu Kuning, Pemkab Bojonegoro berharap potensi wisata alam dan geopark di wilayah Gondang semakin dikenal luas, sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan sarana edukasi bagi generasi muda. (Red*)