Menyulam Jejak, Menguatkan Potensi: KKN-TK 15 Unigoro Resmi Tutup Pengabdian di Desa Sugihwaras Tinggalkan Kesan Mendalam

SuaraBojonegoro.com — Rangkaian pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro resmi berakhir melalui acara penutupan yang berlangsung khidmat sekaligus haru di Balai Desa Sugihwaras, pada hari Senin (17/8/2026)

 

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta puluhan warga setempat ini menjadi puncak sekaligus penanda berakhirnya masa KKN TK 15 selama satu bulan.

 

Acara dimulai dengan sambutan sambutan, Bapak Supandi selaku kepala desa menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas kerja keras dan program-program yang telah dijalankan mahasiswa KKN UNIGORO. Kehadiran mereka tidak hanya membawa manfaat saat ini, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang demi kemajuan desa,” ujarnya dalam sambutan.

Baca Juga:  Grand Final Voli Rektor Unigoro Cup 2026, Orbitkan Juara-juara Baru

 

Momen yang paling ditunggu dalam acara ini adalah penayangan perdana after movie KKN-TK 15 UNIGORO. Video berdurasi sekitar 30 menit tersebut menampilkan potensi desa sugihwaras, kilas balik perjalanan mahasiswa selama 30 hari pengabdian, mulai dari awal kedatangan, proses adaptasi dengan masyarakat, pelaksanaan berbagai program kerja, hingga interaksi hangat mahasiswa dengan warga desa.

 

Ketua KKN TK 15 menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung selama pelaksanaan KKN. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat yang telah menerima, mendampingi, serta mendukung kami selama menjalankan kegiatan. Semoga program yang telah kami jalankan dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang terus dikenang,” ujarnya.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-T kelompok II Unigoro Petakan Produk Unggulan Bentuk Program Central UMKM Desa

 

Dengan berakhirnya KKN-TK 15 UNIGORO ini, diharapkan berbagai program yang telah dijalankan dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi positif antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan mandiri. (Red)