SuaraBojonegoro.com – Langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi desa di kawasan hutan mulai ditunjukkan oleh akademisi muda Universitas Bojonegoro (Unigoro). Tergabung dalam Kelompok 18 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) 2026, mereka resmi memulai masa pengabdian yang ditandai dengan acara pembukaan di Balai Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (14/7/2026).
Membawa misi besar, para mahasiswa ini siap mengoptimalkan potensi lokal yang unik dan menjanjikan di kawasan tersebut, yakni tanaman okra, untuk dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.
Fokus pada Pemberdayaan Kawasan Hutan Berkelanjutan
Pengabdian Kelompok 18 tahun ini mengusung tema besar: “Pemberdayaan Masyarakat Desa Kawasan Hutan Melalui Optimalisasi Potensi Lokal dan Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan.”
Untuk mewujudkan jargon tersebut, mahasiswa telah merancang tujuh program kerja utama dan satu program kerja pendamping yang disusun matang berdasarkan hasil observasi kebutuhan riil warga Gamongan.
Ketua Kelompok 18 KKNTK Unigoro, R. Purbolangit, menegaskan bahwa tanaman okra dipilih sebagai core product (komoditas utama) karena karakteristiknya yang cocok dengan lahan setempat dan peluang pasarnya yang masih terbuka lebar.
“Kami siap berkolaborasi dan bersinergi memberikan kontribusi nyata. Target kami adalah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Gamongan secara berkelanjutan melalui hilirisasi dan pemberian nilai tambah pada tanaman okra,” ujar Purbolangit optimistis.
Dukungan Penuh dari Lintas Sektor Desa
Strategi pemberdayaan ini mendapat lampu hijau dan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh:
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Oktavianus Cahya Anggara, S.T., M.Sc.
Jajaran Pemerintah Desa beserta staf dan perwakilan RT/RW se-Desa Gamongan.
Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Ketua TP-PKK Desa Gamongan.
Sinergi TNI-Polri melalui kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Kehadiran unsur formil dan non-formil yang lengkap ini menjadi bukti kuat adanya komitmen bersama untuk menyukseskan program kerja mahasiswa selama beberapa pekan ke depan.
Melalui integrasi apik antara ilmu bangku perkuliahan, dukungan penuh pemdes, dan semangat gotong royong warga, Kelompok 18 KKNTK Unigoro diharapkan mampu membawa tanaman okra menjadi motor baru penggerak ekonomi Desa Gamongan yang hijau dan berkelanjutan. (Lis/red)








