SuaraBojonegoro.com – Teka-teki pengisian kursi pimpinan di tubuh Perumda (Perusahaan Umum Milik Daerah) pangan Mandiri Bojonegoro akhirnya terjawab. Bupati Setyo Wahono resmi menetapkan M. Choirul Huda sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, Selasa (17/03/2026).
Penetapan ini mengakhiri masa tunggu selama hampir dua tahun. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan oleh Sekda Bojonegoro, Edi Susanto, di Ruang Batik Madrim Gedung Pemkab Bojonegoro.
Fokus Utama: Kesejahteraan Petani
Kabag Perekonomian dan SDA, Laela Noer Aeni, menjelaskan bahwa tugas besar telah menanti Dirut baru.
Perumda ini dibentuk dengan misi vital yaitu Menjaga ketahanan pangan daerah. Kemudian juga menjaga Stabilisasi harga saat musim panen raya. Dan Meningkatkan kesejahteraan petani melalui rencana bisnis (renbis) yang matang.
Dalam pelaksanaannya, Perumda akan berkolaborasi erat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta memberdayakan BUMDes sebagai mitra di lapangan.
Suntikan Modal Rp25 Miliar
Untuk menggerakkan roda bisnisnya, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan dukungan finansial yang signifikan:
Total Penyertaan Modal: Rp25 Miliar.
DAlam tahap awal Pemerintah akan mengucurkan dana sebesar Rp12,7 Miliar, dengan target bahwa Perumda wajib menyetorkan dividen (keuntungan) ke kas daerah setiap tahunnya.
Menanggapi amanah tersebut, M. Choirul Huda menyatakan kesiapannya untuk langsung tancap gas. Ia mengusung dua strategi utama yaitu PKP (Penguatan Kemitraan Petani) untuk Memperkuat basis produksi di tingkat bawah.
Choirul Huda juga akan menerapkan KODDE (Konsolidasi, Optimalisasi, Diversifikasi, Digitalisasi, dan Ekspans).
“Kami mohon dukungan semua pihak. Strategi ini kami siapkan untuk mewujudkan cita-cita bersama: Memakmurkan petani, membanggakan negeri,” tegas Huda. (Rif/Red)








