Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Aktifitas dugaan pencurian pohon di kawasan Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) Dusun Sukun, Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya menimbulkan kerugian negara, namun juga memicu keresahan warga karena lokasinya berada di area yang selama ini dijaga ketat. Jumat (05/10/2025).
Dari hasil penelusuran di lapangan, pihak Perhutani memastikan bahwa lokasi kejadian berada dalam wilayah administratif Desa Sambongrejo. Wakil Kepala ADM, Kiswanto, menyebut pencurian tersebut benar terjadi dan menyasar satu pohon.
“Petak 161e wilayah administratif Desa Sambongrejo. Cuma 1 pohon kemarin itu yang di curi mas, dengan kerugian sekitar 12 juta,” ujarnya.
Perhutani menilai peristiwa ini berpotensi menjadi pemicu tindakan serupa. Karena itu, mereka berharap upaya pencegahan dapat diperkuat untuk mencegah terulangnya aksi ilegal di kawasan hutan.
“Semoga tidak ada pencurian pohon lagi,” katanya.
Sementara itu, warga Dusun Sukun menyampaikan bahwa hilangnya pohon tersebut bukan hanya persoalan nilai material, melainkan juga berdampak pada keseimbangan lingkungan. Warga menyebut lokasi pohon berada di dekat sendang yang selama ini menjadi sumber air utama masyarakat, serta memiliki nilai sakral yang dijaga turun-temurun.
“Pohon itu bukan sembarang pohon. Lokasinya kami anggap sakral, di situ ada sendang, dan adanya pohon di sekitarnya untuk sumber mata air,” ungkap salah satu warga.
Selain itu, robohnya batang pohon yang ditebang pelaku juga menyebabkan kerusakan pada lahan jagung milik warga. Pohon besar tersebut tumbang persis di area tanaman dan membuat sebagian lahan mengalami kerusakan.
“Pohonnya itu robohnya ketanaman jagung mas, ya otomatis tanaman jagung ya ikut rusak,” tambahnya.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa pencurian pohon di kawasan hutan tidak bisa dipandang sebagai kasus kecil. Dampaknya tidak hanya terkait kerugian negara, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat, keberlanjutan sumber air, serta keseimbangan alam yang bergantung pada keberadaan pohon-pohon besar di kawasan tersebut. (Why/Red)








