ASMOPSS ke-15 Resmi Dibuka di Bojonegoro, Hadirkan Peserta dari Enam Negara Asia

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Ajang bergengsi tingkat Asia, Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) ke-15 tahun 2025, resmi dibuka di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan internasional ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 November 2025, dan diikuti peserta dari enam negara, yakni Filipina, Thailand, Vietnam, Tajikistan, Kazakhstan, dan Indonesia, Rabu (12/11/2025).

Acara pembukaan berlangsung di Ballroom Hotel Aston, Jalan MH Thamrin, Bojonegoro, dengan dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua Tim Penggerak PKK Cantika Wahono, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto, jajaran Forkopimda, Presiden ASMOPSS Munasprianto Ramli, pendiri ASMOPSS Prof. Yohanes Surya, Asisten Sekda, serta para kepala OPD Kabupaten Bojonegoro.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Drs. Ec. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Bojonegoro sebagai tuan rumah ASMOPSS ke-15.

Baca Juga:  Ribuan Warga Sambut Atlit Asian Game Peraih Medali Emas Asal Bojonegoro

“Ini merupakan kesempatan yang langka, karena di Jawa Timur baru dua kali diselenggarakan, yakni di Banyuwangi dan Bojonegoro,” ujarnya.

ASMOPSS digelar dengan tujuan mendorong dan memotivasi siswa sekolah dasar dan menengah pertama agar mencintai sains dan matematika sejak dini. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah kompetisi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analisis, dan pemecahan masalah di bidang sains dan matematika.

“Untuk meningkatkan dan mengembangkan jejaring internasional di antara negara-negara di kawasan Asia dalam bidang pendidikan sains dan matematika, sekaligus mempromosikan daerah serta menginspirasi peningkatan mutu pendidikan lokal dan pengembangan UMKM di Kabupaten Bojonegoro,” tambahnya.

Tahun ini, sebanyak 155 peserta dan 83 pendamping turut ambil bagian dalam ASMOPSS ke-15. Indonesia mengirimkan 52 peserta, termasuk 12 siswa asal Bojonegoro dengan 18 pendamping. Dari Kazakhstan hadir 12 peserta dengan 4 pendamping, Filipina 31 peserta dengan 19 pendamping, Tajikistan 9 peserta dengan 3 pendamping, Thailand 32 peserta dengan 33 pendamping, serta Vietnam 19 peserta dengan 6 pendamping.

Baca Juga:  Keren, Mahasiswi Unigoro Juarai Lomba Vokal Solo Tingkat Nasional

Kegiatan ini juga melibatkan enam dewan juri dan sembilan anggota komite yang akan menilai berbagai kategori lomba. Adapun kategori yang diperebutkan meliputi pemenang individu sains dan matematika jenjang SD dan SMP, tim terbaik sains dan matematika, serta penghargaan khusus bagi siswa terbaik Bojonegoro di bidang sains dan matematika.

Dengan semangat kolaborasi dan prestasi, ASMOPSS ke-15 diharapkan menjadi momentum penting bagi Bojonegoro untuk menunjukkan kemampuan pelajar Indonesia di tingkat Asia, sekaligus memperkenalkan daerah ini sebagai pusat kegiatan pendidikan dan budaya yang berdaya saing internasional. (Why/Red)