Disperinaker Bojonegoro Jemput Bola Layani Pembuatan Kartu AK 1 Hingga ke Kecamatan

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro mulai melakukan inovasi pelayanan publik dengan menghadirkan layanan Medhayoh AK 1, yakni program jemput bola pembuatan kartu pencari kerja (AK 1) hingga ke tingkat kecamatan. Rabu (05/11/2025)

Kepala Disperinaker Bojonegoro, Amir Syahid, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pencari kerja yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Disperinaker atau Mal Pelayanan Publik.

“Pelayanan Medhayoh AK 1 ini sebenarnya langkah baru kami. Dulu masyarakat harus datang ke kantor atau MPP, tapi mulai tahun ini kami yang mendatangi kecamatan. Tujuannya supaya masyarakat yang ingin mencari kerja tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kartu AK 1,” ujar Amir Syahid

Baca Juga:  Kolaborasi PEPC dan Pemkab Bojonegoro Bantu Akses Layanan Air Bersih Ke Warga

Menurutnya, kartu AK 1 atau yang dahulu dikenal sebagai kartu kuning, merupakan tahap awal dalam proses pencarian kerja. Dengan adanya pelayanan keliling ini, masyarakat di wilayah pelosok juga dapat dengan mudah mengurus kartu tersebut tanpa perlu menempuh jarak jauh ke pusat kota.

Selain memperluas akses pelayanan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memetakan data pencari kerja di seluruh wilayah Bojonegoro.

“Selama ini data pencari kerja yang kami miliki hanya berasal dari mereka yang sempat datang ke kantor atau MPP. Melalui kegiatan jemput bola ini, kami ingin mengetahui secara lebih luas berapa jumlah pencari kerja di setiap kecamatan,” jelasnya

Dari hasil pendataan tersebut, lanjutnya, pemerintah daerah dapat menganalisis potensi pengangguran, jumlah lowongan kerja, serta bentuk intervensi yang perlu dilakukan untuk menekan angka pengangguran di Bojonegoro.

Baca Juga:  Masuk Kategori Rentan Korupsi, Pemkab Bojonegoro Tancap Gas Lakukan Konsolidasi Sistemik

“Kami berharap dari data ini akan lahir program-program nyata untuk percepatan penanggulangan pengangguran. Minimal, masyarakat Bojonegoro bisa menjadi tenaga kerja yang terlatih dan memiliki keterampilan dalam memasuki dunia usaha maupun industri,” pungkasnya.

Dengan adanya program Medhayoh AK 1, Disperinaker Bojonegoro berkomitmen terus meningkatkan pelayanan dan menciptakan peluang kerja yang lebih merata di seluruh wilayah kabupaten. (Why/Red)