SuaraBojonegoro.com – Kelestarian kerajinan gerabah sebagai salah satu culture site di Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Bojonegoro, menjadi perhatian utama Kelompok 15 KKN Tematik Universitas Bojonegoro (Unigoro). Untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya ini, mereka menggelar lomba mewarnai gerabah bagi siswa tingkat SD/MI sederajat. Rabu (6/8/2025).
Ketua Kelompok 15 KKN TK Unigoro, Dimas Syahputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya melestarikan kerajinan gerabah Rendeng.
“Kami mengusung tema ‘Mewarnai Gerabah, Mewarnai Masa Depan Desa’ dengan harapan anak-anak dapat lebih mencintai dan bangga terhadap potensi desa mereka sendiri,” jelas Dimas.
“Agenda ini juga menjadi tindak lanjut dari program Sekolah Edukasi Gerabah yang telah kami laksanakan sebelumnya.” lanjutnya.
Sebanyak 20 peserta yang merupakan perwakilan dari SDN Rendeng dan MI Falakiyah antusias mengikuti lomba yang dilaksanakan di kawasan Wisata Edukasi Gerabah. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 6 Agustus 2025, dan berlangsung dengan lancar serta penuh semangat.
Suasana lomba semakin meriah dengan kreativitas para peserta dalam menghias gerabah dengan warna-warna cerah. Selain sebagai ajang unjuk bakat seni, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif untuk memperkenalkan nilai sejarah dan ekonomi dari kerajinan lokal yang telah menjadi identitas Desa Rendeng.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal serta mendukung pengembangan Desa Rendeng sebagai destinasi wisata edukasi berbasis gerabah dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. (Red/Lis)









