Pemasangan Papan Arah Wisata Oleh KKN-TK Kelompok 24 Unigoro

SuaraBojonegoro.com – KKNTK 24 UNIGORO melakukan pemasangan embrio berupa plang petunjuk arah wisata di tiga lokasi potensial wilayah desa setelpat, yaitu Kedung Maor, Waduk Gongseng, dan Gunung Pilling. Jum’at (25/7/2025).

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal, telah dilaksanakan kegiatan pemasangan embrio berupa plang petunjuk arah menuju beberapa titik destinasi wisata yang ada di wilayah desa Kedungsumber. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah awal yang strategis dalam upaya menciptakan sistem informasi wisata yang lebih jelas, dan mudah diakses oleh masyarakat umum maupun wisatawan luar daerah

Plang petunjuk arah yang dipasang memiliki fungsi utama sebagai penunjuk lokasi destinasi wisata yang ada, sekaligus sebagai media informasi untuk memudahkan wisatawan dalam menentukan arah perjalanan secara mandiri. Dengan adanya plang ini, diharapkan para pengunjung tidak mengalami kesulitan dalam menemukan lokasi-lokasi wisata unggulan yang dimiliki desa, seperti wisata alam, wisata budaya, maupun wisata edukatif yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Kolaborasi Hebat, KKNt 02 unigoro dan UPT Proteksi TPH JATIM, Wujudkan Pertanian Berkelanjutan dengan Pupuk Organik limbah Ternak

Penempatan plang dilakukan secara strategis di sejumlah titik yang dinilai sebagai jalur utama atau persimpangan penting, dengan mempertimbangkan aspek jarak, visibilitas, dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami berharap dengan adanya plang arah ini, masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah bisa lebih mudah mengakses lokasi wisata yang ada di wilayah ini,” ujar Ketua Kelompok 24, Ridho Agil, saat ditemui di sela kegiatan.

Warga sekitar menyambut baik inisiatif dari mahasiswa Universitas Bojonegoro ini. Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan bahwa kehadiran plang tersebut sangat membantu dan menunjukkan perhatian generasi muda terhadap kemajuan desa, khususnya di bidang pariwisata.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kunjungan wisata serta memberdayakan potensi ekonomi lokal melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan. (Red/Lis)

Baca Juga:  Maping Area Desa Betet Oleh Kelompok 24 KKN TK Unigoro