Reporter : Lina Nur Hidayah
SuaraBojonegoro.com – Banjir yang terjadi di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro pada Senin (24/12/2025) malam, berdampak pada sejumlah ruas jalan tergenang, sebagian rumah warga teredam air dan beberapa pohon tumbang. Selasa (25/12/2025)
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi dalam keterangannya menyampaikan bahwa dalam banjir tersebut ada 7 desa terdampak banjir bandang, yakni Desa Ngunut, Ngumpakdalem, Dander, Grow ok,Karangsono, Sumberarum, dan Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
“Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah Kecamatan Dander pada sore berkisar pukul 16.00 WIB,sejumlah rumah warga teredam air, ruas jalan tergenang serta terjadi pohon tumbang saat banjir tersebut, ” Kata Heru.
Sesuai data yang dilansir media suarabojonegoro.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro bahwa Banjir luapan wilayah kecamatan Dander beberapa Desa tergenang, yakni Desa Sumberarum, RT.15,16,17 dan 18 dan RW 05. Banjir juga berdampak pada jalan lingkungan sepanjang 500 meter teredam air dengan ketinggian air ±10 hingga 30 cm.
Banjir di Kecamatan Dander juga berdampak di Desa Karangsono tepatnya RT 17, RW 06 sebanyak 17 rumah warga sempat tergenang air dengan ketinggian ±10 – 30 cm dan air sudah surut.
Kejadian banjir yang terjadi Senin malam juga sempat menggenangi jalan lingkungan dengan ketinggian air
-+20 hingga 30 cm sepanjang 1 km, tepatnya di Desa Dander mulai RT.16, 17, 18, 19, 20, 21, dan 22 turut RW 02, RT 26, 27, 28, 29 turut RW 03 dan RT 32, 33, 34, 37, 38, 39, 40 serta RW 04 dan air sudah mulai surut.
Selain itu, peristiwa banjir tersebut juga menyebabkan beberapa pohon tumbang yakni di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, dan Desa Sumodikaran, RT 01 RW 01, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro dan keduanya sudah selesai ditangani. (Lin/red)








