Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Dilantiknya bupati dan wakil bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah, sejumlah harapan disematkan masyarakat kepada kedua pimpinan baru kabupaten Bojonegoro tersebut. Dengan kepemimpinan Setyo Wahono dan Nurul Azizah ini diharapkan mampu membangun kedepan menjadi lebih baik. Kamis (20/02/25).
Selain mengucapkan selamat atas dilantiknya pasangan dengan akronim WanNur ini Kepala Desa Kepohkidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Samudi, berharap kepemimpinan WanNur 5 tahun kedepan dapat berpihak kepada kepentingan warga Bojonegoro. Di tengah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, ia berharap pasangan bupati dan wakil bupati WanNur mampu memaksimalkan pendapatan asli daerah.
“Salah satunya tidak mengaitkan antara pencairan ADD dengan pelunasan PBB dan tidak perlu tanda tangan camat RPD terkait pencairan dana keuangan desa. Karena dana itu sudah masuk rekening desa,” katanya.
Sedangkan untuk pengawasan, lanjutnya, dapat dilakukan melalui monitoring. Sekiranya desa yang Idak melaksanakan anggarannya, camat dapat memberikan rekomendasi agar desa tersebut untuk dana tahap selanjutnya tidak dicairkan.
“Jadi pengawasannya dari monitoring,” ujarnya.
Pria yang sekaligus Ketua PapDesi Kabupaten Bojonegoro ini juga berharap agar anggaran yang digelontorkan Pemkab Bojonegoro melalui BKD agar merata. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada menimbulkan kesenjangan antar desa.
“Terutama bagi desa yang belum pernah mendapat BKD sehingga tertinggal agar diprioritaskan,” tambahnya.
Selain itu dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro yang melimpah diperlukan pasangan pemimpin yang bersinergi antara pemerintah daerah dan desa. Sehingga dengan saling bersinergi tersebut dapat meningkatkan memaksakan pendapatan asli daerah.
“Bupati dan wakil bupati ini harus tetap bersinergi jangan ada gesekan sehingga mengorbankan kepentingan warga bojonegoro,” pungkasnya. (Bim/red).








