Diduga Usai Menenggak Miras Oplosan, Pria Ini Meninggal Dibawah Jembatan

SuaraBojonegoro.comĀ – SK (20) warga Dukuh Genuk, RT17/RW02, Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, dikabarkan meniggal dunia dibawah jembatan tepi sawah Desa Jono, RT09/RW02, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, setelah meneggak minuman keras. Kamis (29/11/18).

Adapun kronologi, meniggalnya SK, tersebut berawal saat Supriyono, yang sekaligus saksi sedang melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat yaitu Orkes Dangdut di Dusun Nguncaran, Desa Jono, Kecamatan Temayang.

Selesai melaksanakan pengamanan saksi di berhentikan Kukuh Prastomo, teman korban yang pada saat itu berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta tolong membantunya untuk melihat korban yang jatuh di bawah jembatan di tepi sawah.

“Pada saat saksi akan menolong korban, saat itu korban sudah dalam posisi terlentang di bawah jembatan tepatnya di tepi sawah dan baju korban sudah dalam keadaan basah,” kata AKP Margono, selaku Kapolsek Trucuk.

Kemudian korban diangkat dan saksi menaikkan korban ke motor dengan cara berbonceng 3 yang mana posisi korban di tengah dan Kukuh Prastomo di belakang. Dengan keadaan tidak berdarah dan denyut nadi masih ada.

“Sesampainya di Puskesmas dilakukan pemeriksaan oleh petugas Medis Puskesmas Temayang. Namun korban atas nama SK dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi Kukuh Prastomo, sebelum meninggal korban bersama saksi telah minum minuman keras jenis Arak yang dioplos dengan minuman CocaCola dan Kratingdaeng di TKP.

“Setelah minum minuman keras bersama saksi Kukuh Pratomo, korban terjatuh ke sawah dan terguling di selokan di bawah jembatan, minuman keras tersebut didapat dengan cara membeli di lokasi dekat pasar hewan Bojonegoro,” tambahnya.

Dalam hal ini, Mapolsek Trucuk mengamankan barang bukti diantaranya adalah, 1 Botol Aqua 1.5 liter yang ada bau arak, Korek Api, 1 Botol Cocacola yang sudah di potong untuk gelas minuman, 1 Buah pencukur rambut beserta silet. (Bim/red).

Reporter : Bima Rahmat