Panen Lele Satu Kolam Capai 7 Kuintal, Anggota Kuncine Lele Bojonegoro Berharap Harga Terus Meningkat

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

 

SuaraBojonegoro.com – Hasil panen ikan lele menjadi salah satu kabar menggembirakan bagi anggota Kelompok Perikanan Kuncine Lele. Salah satunya dirasakan Ridwan, anggota kelompok asal Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, yang berhasil memanen sekitar 7 kuintal lele dari satu kolam, Jumat (06/11/2026).

 

Ridwan menyampaikan, hasil panen tersebut dijual dengan harga Rp19.500 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di angka Rp19.000 per kilogram.

 

Meski demikian, kenaikan harga jual lele dinilai belum sepenuhnya sebanding dengan kenaikan biaya produksi, khususnya harga pakan yang menjadi salah satu kebutuhan utama dalam budidaya ikan lele.

Baca Juga:  Dari Makan Bersama Hingga Panen Bersama Antar Anggota, Kuncine Lele Bojonegoro Eratkan Kebersamaan

 

Ia menjelaskan, harga pakan mengalami kenaikan hingga empat kali dalam kurun waktu satu bulan, sedangkan kenaikan harga jual lele relatif lebih kecil.

 

“Harapannya harga lele bisa naik lagi, karena pakan satu bulan naik empat kali, sedangkan lele naik satu kali,” ungkap Ridwan saat menceritakan hasil panennya.

 

Bagi pembudidaya, kestabilan harga jual menjadi hal penting untuk menjaga keberlangsungan usaha. Sebab, biaya pakan merupakan salah satu komponen pengeluaran yang harus diperhitungkan dalam setiap siklus budidaya.

 

Dengan hasil panen mencapai 7 kuintal dari satu kolam, Ridwan berharap harga lele ke depan semakin baik sehingga dapat memberikan keuntungan yang lebih layak bagi para pembudidaya.

Baca Juga:  Gerai Pelangi Fasilitasi Akses Permodalan Kelompok Kuncine Lele Bojonegoro

 

Kondisi tersebut juga menjadi gambaran tantangan yang dihadapi pembudidaya lele, yakni menjaga produktivitas panen di tengah perubahan harga kebutuhan produksi dan harga jual ikan di pasaran. (Why/Red)