Terkait Portal Jalan, Komisi.D DPRD BOJONEGORO Negoro Masih Koordinasi Dengan OPD Terkait

Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Anggora Komis D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Anis Mustofa, menegaskan bahwa pihanya masih menunggu hasil koordinasi teknis antara sejumlah dinas terkait guna menentukan langkah terhadap portal yang terletak di timur Universitas Bojonegoro. Yagmana keberadaan portal tersebut dinilai membahayakan para pengguna jalan. Minggu (16/11/25).

Anggota DPRD, Fraksi Golkar ini mengaskan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi awal dan mendorong OPD untuk segera mengambil tindakan, namun keputusan final menunggu laporan hasil koordinasi di tingkat eksekutif.

“Kami sudah komunikasi dengan dinas terkait. Saat ini kami menunggu hasil koordinasi antara Dinas Perhubungan, PU Bina Marga, dan Satlantas Polres Bojonegoro,” katanya.

Baca Juga:  Jalan Desa Kepohkidul Diportal Puluhan Truk Balik Kanan

Dari koordinasi tersebut nantinya akan dilakukan pengecekan lapangan bersama untuk memastikan apakah portal tersebut sesuai ketentuan atau justru membahayakan. Lebih jauh Anis Mustofa, menekankan bahwa keputusan harus berbasis pada hasil pemeriksaan teknis, namun apabila terbukti tidak memenuhi syarat keselamatan, maka portal tersebut wajib dicabut.

“Kami di Komisi D akan mengawal sampai ada keputusan yang berpihak pada keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Penegasan Anis muncul setelah Rumah Aspirasi Partai Golkar Bojonegoro menerima banyak aduan dari warga Desa Kalirejo serta para pengguna jalan. Mereka mengeluhkan portal di depan salah satu toko bangunan yang disebut telah berulang kali menyebabkan kecelakaan, bahkan hingga ada korban jiwa.

Seorang warga berinisial BS mengatakan bahwa keberadaan portal itu sudah sangat meresahkan.

Baca Juga:  Terkait Portal Jalan Di Kepohkidul, Adalah Upaya Kades Menyelamatkan Jalan Dari Kerusakan

“Portal di depan Unigoro itu sudah sering makan korban. Warga dan pengguna jalan berharap segera dicabut supaya tidak ada lagi kecelakaan,” ungkapnya.

Dengan proses koordinasi teknis yang sedang berlangsung dan desakan dari Anis Mustofa, warga berharap pemerintah bergerak cepat mengambil keputusan agar jalur di depan Unigoro kembali aman dilintasi. (Bim/red).