SuaraBojonegoro.com – Program Domba Kesejahteraan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menorehkan rapor positif. Program yang digulirkan pada Tahun Anggaran 2025 tersebut terbukti sukses mendongkrak perekonomian masyarakat rentan melalui sektor peternakan yang produktif dan berkelanjutan.
Keberhasilan nyata ini salah satunya terdengar dari riuhnya suara ternak di kandang milik Lasmini, warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam. Ibu rumah tangga yang menjadi salah satu penerima manfaat ini tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya saat menunjukkan kawanan domba peliharaannya yang kini telah berkembang biak dengan pesat.
Saat ditemui pada Kamis (11/6/2026), Lasmini menceritakan perjalanannya. Pada mulanya, ia hanya menerima sepasang domba (dua ekor) dari Pemkab Bojonegoro. Lewat ketelatenan dan perawatan yang baik, domba betina yang ia pelihara berhasil melahirkan tiga ekor anak yang sehat. Strategi peternakan mandiri kemudian ia terapkan untuk memutar modal hidup tersebut.
“Awalnya mendapat bantuan dua ekor kambing dari Pemkab Bojonegoro. Kambing betina beranak tiga ekor, sedangkan kambing jantan saya jual menjelang Hari Raya Iduladha kemarin. Uang hasil penjualannya langsung saya belikan tiga ekor anakan domba lagi. Alhamdulillah, sekarang totalnya menjadi tujuh ekor,” ungkap Lasmini berseri-seri.
Untuk menyiasati biaya operasional, Lasmini memanfaatkan potensi pakan lokal yang melimpah di sekitarnya. Selain mengandalkan rumput hijauan, ia secara rutin memberikan pakan tambahan berupa ampas tahu. Nutrisi tambahan ini terbukti ampuh menjaga imunitas dan mempercepat pertumbuhan fisik ternaknya.
Kisah sukses serupa juga ditorehkan oleh Warsi, yang juga merupakan warga Desa Ngraho. Mengawali program dengan paket bantuan yang sama—berupa dua ekor domba lengkap dengan stimulan pakan dan vitamin—kini kandang Warsi juga telah dipenuhi oleh tujuh ekor domba yang sehat.
Menurut Warsi, kunci keberhasilan program ini terletak pada kemudahan sistem perawatan serta konsistensi pemberian pakan berkualitas. “Selain rumput, saya juga membeli ampas tahu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Hasilnya memuaskan, kambing cepat gemuk dan sehat,” tuturnya.
Di balik keberhasilan para peternak ini, terdapat andil besar dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah daerah tidak sekadar melepas bantuan fisik, melainkan memberikan pendampingan teknis secara berkala. Petugas lapangan diterjunkan secara rutin untuk melakukan pemantauan kesehatan, penyuntikan vitamin, serta edukasi manajemen pakan kepada warga.
Keberhasilan Lasmini dan Warsi menjadi potret nyata bahwa Program Domba Kesejahteraan bukan sekadar bantuan sosial konsumtif, melainkan stimulus ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pemberdayaan sektor peternakan yang terukur ini, Pemkab Bojonegoro optimis dapat terus menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan secara signifikan. (Red/Lis)








