SMKN 5 Bojonegoro Gelar Pelatihan IHT Penyusunan Materi Kredensial Mikro Berstandar Industri

Reporter: Burhanudin Joe

SuaraBojonegoro.com – SMK Negeri 5 Bojonegoro terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui program SMK Pusat Keunggulan (PK) skema Penguatan Pembelajaran Mendalam. Sebagai bagian dari program tersebut, sekolah ini menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Penyusunan Materi Kredensial Mikro Berstandar Industri”, yang berlangsung di Bengkel APHP SMKN 5 Bojonegoro, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMKN 5 Bojonegoro dan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Mulyono, S.Pd., M.MPd. Hadir pula Iin Yuliatin, S.Pd., M.Pd. selaku pendamping satuan pendidikan SMKN 5 Bojonegoro, serta Abdul Munif, S.Pd., S.ST., M.Kom. sebagai narasumber dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang.

Dalam sambutannya, Mulyono menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum peningkatan kompetensi guru agar pembelajaran di SMKN 5 Bojonegoro semakin relevan dengan kebutuhan dunia industri.
“Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Semangat mengikuti kegiatan ini, saya yakin ilmunya sangat bermanfaat. Ikuti dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” pesan Mulyono.

Baca Juga:  Dzikir dan Mujahadah Warnai Jum’at Religi di SMKN 5 Bojonegoro

Sementara itu, Iin Yuliatin, S.Pd., M.Pd. dalam arahannya menekankan bahwa penyusunan kredensial mikro bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi merupakan upaya nyata untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Melalui kredensial mikro, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih terukur dan relevan. Harapannya, setiap modul dan media pembelajaran yang dihasilkan mampu menyiapkan peserta didik menjadi lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri,” ujar Iin Yuliatin.

Sesi pelatihan yang dipandu oleh Abdul Munif berjalan interaktif, dengan penjelasan mendalam mengenai penyusunan modul pembelajaran serta pembuatan media dan video pembelajaran berbasis standar industri. Para peserta tampak antusias berdiskusi dan mencoba langsung teknik penyusunan materi yang diperkenalkan.

Baca Juga:  SMK Negeri 5 Bojonegoro Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah

Melalui kegiatan ini, guru-guru SMKN 5 Bojonegoro diharapkan mampu menghasilkan modul dan media pembelajaran Kredensial Mikro Berstandar Industri (KMBI) yang dapat diterapkan secara nyata di kelas maupun di lingkungan praktik kejuruan.

Kegiatan IHT ini sekaligus menjadi wujud komitmen SMKN 5 Bojonegoro dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. (Joe/lis)