SMAN 1 Kedungadem Bojonegoro Jalankan Program SIKAP, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Siswa

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – SMAN 1 Kedungadem Kabupaten Bojonegoro mulai menjalankan program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) sebagai langkah untuk membangun kesadaran warga sekolah terhadap ketahanan pangan, kepedulian lingkungan, serta kemandirian.

Program tersebut dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong milik sekolah untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura. Sejumlah tanaman yang mulai dikembangkan di antaranya kacang panjang, tomat, cabai, timun, terong, hingga sayur kol.

Kepala SMAN 1 Kedungadem, Edy Masrur, mengatakan kebun sekolah tersebut tidak hanya menjadi area penghijauan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dan warga sekolah.

“Kebun sekolah ini menjadi laboratorium alam bagi warga sekolah untuk belajar ketahanan pangan, kepedulian lingkungan, tanggung jawab, kewirausahaan, dan kemandirian,” ujar Edy Masrur.

Menurutnya, program SIKAP dapat dikolaborasikan dengan program Double Track Tata Boga yang telah berjalan di SMAN 1 Kedungadem. Melalui kolaborasi tersebut, hasil panen dari kebun sekolah dapat dimanfaatkan sebagai bahan praktik pengolahan makanan.

“Program SIKAP ini bisa dikolaborasikan dengan Double Track Tata Boga. Hasil panen dari kebun sekolah dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan Indonesia maupun produk pastry dan bakery,” jelasnya.

Selain mendukung pembelajaran berbasis praktik, program ini juga menjadi upaya sekolah dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia agar memberikan manfaat bagi lingkungan pendidikan.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan dalam memanfaatkan potensi yang ada di sekitar sekolah,” pungkasnya.

Melalui program SIKAP, SMAN 1 Kedungadem berharap budaya ketahanan pangan, kreativitas, dan kemandirian dapat tumbuh di lingkungan sekolah serta menjadi bekal bagi peserta didik ke depan. (Why/Red)