Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Upaya memperkuat jaminan kesehatan bagi masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditandai dengan kegiatan seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Corporate Social Responsibility (CSR) dan donasi peserta baru antara BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro dan RSI Muhammadiyah Sumberrejo, Rabu (29/04/2026).
Direktur RSI Muhammadiyah Sumberrejo Bojonegoro, dr. H. Sudjarwanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumberrejo. Ia menegaskan bahwa rumah sakit tidak hanya berorientasi pada profit, namun juga harus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.
“Ini menjadi awal bagi kami untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. RSI Muhammadiyah tidak hanya memikirkan keuntungan, tetapi harus berguna bagi masyarakat sekitar. Kami bersinergi dan didukung oleh BPJS Kesehatan,” ujar Sudjarwanto.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menjelaskan bahwa dalam program tersebut terdapat 18 kepala keluarga (KK) yang menunggak iuran dan mendapatkan bantuan melalui CSR, serta 12 KK yang didaftarkan sebagai peserta baru BPJS Kesehatan.
“Ada 18 KK yang menunggak dibantu melalui program ini dan 12 KK didaftarkan sebagai peserta baru. Jangan pernah takut berobat jika sudah menjadi peserta BPJS, karena biaya akan ditanggung dan pelayanan terbaik akan diberikan,” ujar wahyu Giyanto.
Ia juga berharap Kabupaten Bojonegoro dapat terus mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) dengan kualitas pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, turut mengapresiasi sinergi antara RSI Muhammadiyah Sumberrejo dan BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro dalam memberikan bantuan CSR kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan jaminan kesehatan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah daerah. Untuk mempertahankan UHC, kita harus terus menjaga kepesertaan BPJS. Pemkab telah mengalokasikan anggaran besar agar seluruh masyarakat memiliki jaminan kesehatan,” ujar Ninik Susmiati.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri. Ia menilai langkah RSI Muhammadiyah Sumberrejo dalam menyalurkan CSR untuk kepentingan sosial sangat positif dan dapat membantu mengurangi beban anggaran daerah.
“CSR yang disalurkan untuk hal-hal positif seperti ini tentu sangat membantu. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya dapat mengurangi sebagian beban APBD Kabupaten Bojonegoro,” ujar Lasuri.
Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Bojonegoro sebagai daerah dengan cakupan jaminan kesehatan yang optimal. (Rif/Red)








