Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mempertegas komitmen kolaborasi bersama insan pers melalui agenda silaturahmi yang digelar di Pendopo Malowopati, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan profesionalisme kerja jurnalistik.
Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, dalam sambutannya menekankan bahwa di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks, peningkatan kompetensi wartawan menjadi hal yang mutlak.
Menurutnya, jurnalis harus mampu menghadirkan karya yang berkualitas dan memberikan informasi yang benar kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab profesi.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyatakan bahwa pemerintah daerah memandang pers sebagai mitra strategis. Ia menegaskan bahwa kritik dari media sangat diperlukan sebagai fungsi kontrol sosial, asalkan disampaikan dengan cara yang tepat dan didasari oleh fakta di lapangan.
“Insan pers harus tetap berjalan di jalur bahagia, jalur yang dilandasi cinta kasih, tanggung jawab, serta komitmen terhadap kemajuan Bojonegoro,” ujar Setyo Wahono.
Dalam arahannya, Bupati Setyo Wahono menekankan tiga prinsip dasar yang harus dijalankan oleh awak media agar fungsi pers tetap konstruktif: Akurasi sebagai Fondasi, Edukasi Publik, Etika Jurnalistik.
“Miliki semangat yang sama untuk kemajuan Bojonegoro. Saya percaya media dan pemerintah adalah mitra pembangunan yang saling melengkapi,” tambah Bupati.
Kegiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh para Direktur BUMD Bojonegoro, jajaran Dinas Kominfo, Humas Protokol, serta perwakilan berbagai organisasi media.
Sinergi ini diharapkan menciptakan ruang informasi yang sehat, edukatif, dan berorientasi sepenuhnya pada kepentingan masyarakat luas. (Rif/Red)









