Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang Jalan Veteran, Kabupaten Bojonegoro pada Senin (6/4/2026). Aparat gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro turun ke jalan untuk menggelar operasi penertiban kendaraan yang nekat parkir di bahu jalan.
Langkah tegas ini diambil menyusul banyaknya keluhan mengenai penyempitan akses jalan akibat kendaraan yang terparkir sembarangan, terutama mobil-mobil yang digunakan untuk menjajakan dagangan di area terlarang.
Dalam operasi tersebut, petugas menyisir area dan langsung menghampiri para pemilik kendaraan dan juga pedagang. Dengan pendekatan humanis, petugas memberikan teguran serta mengarahkan pemilik mobil untuk segera memindahkan kendaraannya ke kantong parkir yang telah disediakan.
Petugas Dishub Bojonegoro, S. Loemawan, menegaskan bahwa untuk saat ini pihaknya masih mengedepankan langkah persuasif melalui sosialisasi.
“Kami melakukan edukasi terhadap masyarakat agar kendaraan diparkir pada tempatnya. Intinya, jangan sampai kepentingan pribadi mengganggu hak pengguna jalan lainnya,” ujar Loemawan di sela-sela kegiatan.
Meski saat ini masih bersifat imbauan, petugas tidak main-main dalam menegakkan aturan. Jika di kemudian hari ditemukan pemilik kendaraan yang tetap membandel dan mengabaikan peringatan, petugas gabungan telah menyiapkan sanksi berat.
Beberapa langkah preventif dan penindakan yang disiapkan antara lain Penderekan paksa bagi kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya di bahu jalan. Sanksi tilang oleh Polantas bagi pelanggar marka dan rambu lalu lintas. dan Pengawasan rutin di titik-titik rawan kemacetan.
Jalan Veteran merupakan salah satu urat nadi transportasi di Bojonegoro. Parkir liar di bahu jalan tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pengendara lain.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat Bojonegoro akan tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga kenyamanan dan keamanan di jalan raya dapat terjaga sepenuhnya.
“Apabila masih bandel dan tidak mengindahkan aturan maka kami akan melakukan tindakan tegas,” Pungkas Loemawan. (Rief/Sas)








