Seminggu 2 Desa di Kecamatan Baureno Terdampak Banjir Luapan Bengawan Solo

Reporter: Lina Nur Hidayah

SuaraBojonegoro.com – Dampak parah dari banjir luapan Bengawan Solo melanda dua desa yakni Desa Tanggungan dan Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro serta berjalan hampir satu minggu.Kamis (22/05/2025).

Dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro bahwa banjir berdampak pada 116 keluarga dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 100 cm tepatnya di jalan poros desa dan lingkungan.Banjir juga menggenangi Fasilitas umum seperti masjid, sekolah dasar, dan polindes. Selain itu, banjir juga menggenangi area persawahan seluas 95 hektar dan merusak tanaman warga.

“Banjir luapan sungai bengawan solo juga berdampak di Desa Tanggungan dan Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno,”Kata Kalaksa BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi.

Baca Juga:  Debit Air Sungai Bengawan Solo Posisi Siaga 3 (Merah), 4 Kecamatan di Bojonegoro Tergenang Banjir

Sementara itu, di Desa Lebaksari, Dusun Nggowok, kecamatan Baureno banjir berdampak pada 66 keluarga dengan ketinggian air rata-rata 30-60 cm.Kemudian, Jalan poros desa dan lingkungan juga tergenang sepanjang 2 km dengan ketinggian 70 cm. Selain itu, banjir juga menggenangi Ponpes Ihya’ul Ulum dan area persawahan seluas 10 hektar terdampak.

Kondisi saat ini, air masih menggenangi ruas jalan dan rumah warga di kedua desa tersebut. BPBD Bojonegoro terus memantau situasi dan asesmen serta siap memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. (Lin/red)