Sambut Momen Ramadan, ISDANIA Gelar Silaturahmi dan Sahur Bareng di PP. Nurul Islam Al-Muniri Kendal Bojonegoro

SuaraBojonegoro.com – Puluhan alumni dan pengurus Pondok Pesantren Nurul Islam Al-Muniri yang tergabung dalam Ikatan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Nurul Islam Al-Muniri (ISDANIA) menggelar kegiatan Silaturahmi dan Sahur Bersama pada Rabu malam (11/3/2026).

 

Kegiatan dimulai pukul 20.00 ini berlangsung di Mushola Pondok Pesantren Nurul Islam Al-Muniri, Kendal, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, dan dihadiri oleh puluhan alumni dari berbagai angkatan.

 

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat sekaligus menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni dan memperkuat jaringan santri yang telah tersebar di berbagai daerah. Selain sahur bersama, kegiatan ini juga diisi dengan tahlil bersama di makam masyayikh Kendal, sambutan pengasuh, serta musyawarah alumni, yang menghasilkan pembentukan kepengurusan baru ISDANIA.

 

Dalam kegiatan ini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Al-Muniri, KHM. Masluchan Sholih, dalam sambutannya memberikan pesan kepada para alumni yang hadir agar menjadikan bulan ramadhan sebagai sarana untuk berbuat kebaikan dan juga menekankan pentingnya ilmu agama sebagai fondasi utama kehidupan seorang santri.

Baca Juga:  Antusias Santriwati Pondok Pesantren Modern Al Fatimah

 

Beliau juga menyampaikan bahwa ilmu tidak hanya berfungsi sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang berakhlak dan bermanfaat bagi orang lain.

 

“Santri tidak boleh hanya berhenti pada belajar di pesantren. Setelah kembali ke masyarakat, santri harus menjadi bagian yang hadir membantu masyarakat, memberi teladan, dan menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari di pesantren,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Beliau juga menegaskan pentingnya pendidikan di pondok pesantren. Sebab, hari ini penting untuk menanamkan dasar keilmuan keagamaan, kedisiplinan, serta pembentukan akhlak yang kuat berdasarkan tradisi yang diajarkan di pesantren.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan musyawarah alumni, yang menetapkan susunan pengurus ISDANIA, yakni Royan Muhamad Nur sebagai Ketua, Ainun Naim Zamroni sebagai Sekretaris, dan Muhammad Abdul Dawam sebagai Bendahara. Selain pengurus inti, turut disusun pula puluhan pengurus lainnya yang akan berperan sebagai koordinator kecamatan untuk menggerakkan jaringan alumni di berbagai wilayah di Bojonegoro dan luar kabupaten.

Baca Juga:  PUASA, MELAWAN KESOMBONGAN INTELEKTUAL

 

Ketua ISDANIA terpilih, Royan Muhamad Nur, menyampaikan bahwa organisasi alumni ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antar alumni untuk terus menjaga hubungan dengan pesantren serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan ISDANIA bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kontribusi alumni, khususnya untuk pondok pesantren dan juga masyarakat.

 

Di akhir acara, para alumni berharap kebersamaan dalam kegiatan sahur ini juga menjadi simbol bahwa hubungan antara pesantren dan para alumninya akan terus terjaga, serta menjadi kekuatan penting dalam menjaga nilai-nilai keilmuan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat. (Lis/Red)