Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Insiden kebakaran kembali melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Kota Bojonegoro. Sebuah rumah milik Bapak Maskur (72), seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Brigjen Sutoyo, Desa Sukorejo, hangus dilalap api pada Kamis pagi (02/04/2026).
Api mulai terlihat berkobar sekitar pukul 09.55 WIB. Diduga kuat, sumber api berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada saklar yang digunakan secara bersamaan untuk kipas angin dan pengisian daya ponsel (charging).
Menerima laporan dari warga bernama Dheny pada pukul 10.26 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kota langsung bergerak cepat. Hanya butuh waktu 3 menit bagi petugas untuk tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan lokalisir api agar tidak merambat ke bangunan sekitar yang padat.
Di bawah komando langsung Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, sebanyak 10 personil dengan dukungan 2 unit Fire Truck serta 1 unit mobil suplai BPBD bahu-membahu menjinakkan api. Si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.45 WIB.
Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta, yang meliputi Barang elektronik (kipas angin dan radio), perabotan rumah tangga (tempat tidur). Dan satu unit sepeda motor Honda PCX yang mengalami kerusakan sekitar 20% akibat sambaran api.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, pemilik rumah, Bapak Maskur, dilaporkan mengalami luka bakar ringan sekitar 5% pada bagian telinga kanan dan kiri. Saat ini, korban telah mendapatkan perawatan medis dari tim PSC Kabupaten Bojonegoro.
Berkat kesigapan petugas, aset senilai hampir Rp1 miliar berhasil diselamatkan dari ancaman api, termasuk dua rumah milik tetangga (Pak Munirin dan Pak Huda) yang lokasinya sangat berdekatan dengan titik api.
Pasca pemadaman, petugas Damkarmat tidak langsung beranjak. Mereka memberikan sosialisasi kepada warga setempat mengenai pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala dan langkah awal yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran.
Dinas Damkarmat Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan beban listrik berlebih pada satu saklar guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran serupa. (Rif/Red)








