Reporter : Lina Nur Hidayah
SuaraBojonegoro.com – Guna memantapkan dan melatih kesiapan para Pegawai baru pada unit pelaksana teknis Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, bertempat di balai nikah KUA Ngambon pada hari Kamis (16/01/25) dilaksanakan rapat rutin bagi para Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Ngambon yang baru lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun ini. Jum’at (17/01/25)
Rapat tersebut menindaklanjuti Sosialisasi oleh Sekertariat Jendral (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melalui zoom dan diikuti secara serempak di Aula Kemenag Bojonegoro pada tanggal 9 Januari 2025 kemarin.
Tindaklanjut Sosialisasi ini tentang nomenklatur dan kelas jabatan pelaksana pada Kementerian Agama, biro organisasi dan tata laksana bahwa seluruh satuan kerja pada Kementerian Agama agar melakukan penyesuaian nomenklatur jabatan pelaksana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
“Rapat ini guna menindaklanjuti Sosialisasi PMA 32 tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu yang lalu disusul dengan surat tindak lanjutnya.”Terang Kepala KUA Ngambon, Fahrur Rozi.
Adapun dalam tindak lanjut sosialisasi tersebut juga dijelaskan sebelum melakukan penyesuaian ada beberapa tahapan yang dilakukan, diantaranya Penyesuaian nomenklatur jabatan pelaksana mengutamakan penggunaan nomenklatur jabatan pelaksana bidang agama. Kemudian,
Penyesuaian nomenklatur jabatan pelaksana tidak mengubah kelas jabatan pelaksana eksistingnya serta pengajuan penyesuaian harus mengisi form usulan penyetaraan jabatan pelaksana existing ke dalam jabatan pelaksana baru.
Rapat yang digelar rutin tersebut, dipimpin oleh Kepala KUA Ngambon Fahrur Rozi dan diikuti oleh seluruh Pegawai KUA Ngambon. Rapat juga dihadiri motivator sekaligus Pengawas Madrasah Kecamatan Ngambon, Moh.
Fakhruddin.
Dalam sambutannya Moh. Fakhruddin atau akrab di sapa dengan Gus Ud mengatakan bahwa sebagai ASN angkatan tahun 1991 berjuang secara aktif dalam memberikan support kepada ASN baru, hal tersebut sangat penting dilakukan demi terciptanya sinergitas serta komunikasi yang baik saat mengemban pekerjaannya kedepan.
“Hari ini sekaligus memotivasi pegawai lama terhadap pegawai baru agar kita lebih semangat bekerja dan menciptakan kinerja yang lebih baik, ” Terang Gus Ud tokoh Agama yang sekaligus cucu Mbah Sholeh Bin Hasyim tokoh pendiri NU Padangan.
Lanjut Gus Ud, memasuki era digital dengan kemajuan zaman yang serba canggih para ASN dituntut untuk terus belajar teknologi, minimal dapat mengoperasikan komputer.
“Jadi sebagai ASN tak boleh Gaptek minimal bisa mengetik dan mengoperasikan android, sehingga perlu belajar tentang teknologi terlebih saat ini memasuki dunia digital, ” Kata Gus Ud.
Tokoh Agama Ngambon yang aktif dibidang Dakwah ini, juga memaparkan bahwa pentingnya pendidikan bagi ASN pada jenjang perguruan tinggi.Dijelaskan olehnya bahwa dengan pendidikan tinggi dapat meningkatkan kualitas kerja dan solusi tepat dalam menghadapi perkembangan teknologi yang serba canggih.
“Jangan bosan untuk menuntut ilmu karena kemajuan instansi terletak pada Pegawai berpendidikan dan cerdas dalam bekerja, terinspirasi dari kisah salah satu pegawai KUA yang meniti karirnya dari 0, beliau terus belajar dan berusaha melanjutkan keperguruan tinggi hingga akhirnya mendapatkan gelar Sarjana meski diusia yang tak lagi muda, “Motivasi Gus Ud. (Lin/red)








