Perhutani KPH Bojonegoro Harap Dukungan Semua Pihak di Hari Jadi ke-65, Tegaskan Komitmen Kelola Hutan Lestari

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Momentum Hari Jadi Perum Perhutani ke-65 menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, Senin (30/03/2026).

 

Administratur (ADM) KPH Bojonegoro, Slamet Juwanto, menjelaskan, peringatan Hari Jadi Perhutani tahun ini menjadi pengingat perjalanan panjang pengelolaan kehutanan di Indonesia yang telah berlangsung sejak masa sebelum kemerdekaan.

 

Secara historis, pengelolaan hutan telah dimulai sejak era kolonial Belanda dan terus berkembang hingga Perhutani berdiri secara resmi pada tahun 1961. Karena itu, peringatan hari jadi ke-65 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Perhutani di masa mendatang.

 

“Perhutani berharap tetap mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk mengelola kawasan hutan negara secara profesional dan berkelanjutan. Pengelolaan hutan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh stakeholder agar pengelolaan hutan ke depan semakin baik,” ujarnya.

 

Tantangan pengelolaan hutan saat ini semakin kompleks, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun kebutuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan. Oleh karena itu, Perhutani berkomitmen terus meningkatkan pengelolaan hutan secara lestari sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Selain itu, Perhutani juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat sekitar hutan melalui program pemberdayaan dan kemitraan.

 

Juwanto menjelaskan bahwa masyarakat tetap diberikan ruang untuk memanfaatkan lahan hutan secara produktif, seperti menanam tanaman pertanian maupun tanaman buah yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

 

“Kehadiran Perhutani diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” tambahnya.

 

Melalui peringatan Hari Jadi ke-65 ini, Perhutani KPH Bojonegoro berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait semakin kuat guna menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. (Why/Red)