Perdana Agenda Dialog Interaktif Sapa Bupati, Berikut Program Prioritasnya!

Reporter : Lina Nur Hidayah

SuaraBojonegoro.com – Pembukaan agenda Dialog Interaktif “SAPA BUPATI” yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di Pendopo Malowopati menjadi kegiatan yang dinanti masyarakat karena kegiatan ini sebagai wadah resmi untuk menyalurkan aspirasi masyarakat, kritik maupun keluh kesah serta ide-ide kreatif untuk pembangunan Bojonegoro yang dapat disampaikan langsung oleh Bupati H. Setyo Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah. Kamis (17/04/2025)

Dialog interaktif Sapa bupati tersebut mengambil tema “Implementasi Program Prioritas 100 Hari Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro” dan rencananya akan diadakan setiap bulan pada tanggal 17 mulai pukul 10.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono dalam penyampaiannya mengatakan bahwa dialog interaktif Sapa bupati ini sebagai acara untuk menampung aspirasi masyarakat Bojonegoro secara langsung tentang kajian pemerintah daerah sebagai kritik, saran dan masukan terhadap permasalahan di Kabupaten Bojonegoro bukan untuk keluh kesah masalah pribadi.

Baca Juga:  Program Bebas Kemiskinan Ekstrem Nasional 2024, Jadikan Kabupaten Bojonegoro Pilot Project

“Sebetulnya dalam dialog Sapa Bupati
kita harus mempunyai kajian pemerintah daerah dapat berkomunikasi langsung dengan masyarakat, kita dapat menampung masukan maupun kritik dari masyarakat serta keluh kesah dan unek-uneknya untuk kemajuan Bojonegoro, acara Dialog Interaktif Sapa Bupati dinyatakan dibuka dan semoga berjalan lancar, ” Kata Bupati Bojonegoro saat membuka acara.

Pemaparan materi tentang program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam hal ini dijelaskan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappenda) Achmad Gunawan Ferdiansyah. Dalam penjelasannya mengenai materi gambaran rencana program kemasyarakatan, dalam melaksanakan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro sejak resmi dilantik tanggal 20 Februari 2025,harus segera mewujudkan visi dan misinya hingga terbentuk Bojonegoro Makmur dan Membanggakan. Alternatif program 100 hari tersebut meliputi: Rencana aksi program Bupati “Gemati” dengan blusukan Bupati berinteraksi untuk mengatur dan menyerap aspirasi masyarakat. Kemudian program Ngopi (Ngobrol Bareng Pak Bupati) yang dilaksanakan setiap Rabu setelah Apel pagi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN),yang ketiga kunjungan kasih masyarakat Bojonegoro (Dinsos) kepada 3 kategori Lansia, Disabilitas dan Miskin, keempat program pekerti (Kerja bareng Bupati),kemudian Festival Ramadhan yang sudah dilaksanakan kemarin, Rencana program tata kelola pemerintah dan masih banyak lagi.

Baca Juga:  Tak Libatkan Baperjakat Mutasi Ditengah Pandemi Dianggap Kurang Pas

“Quick win 3 ketersediaan air , Quick win 4 memperbaiki kesejahteraan petani termasuk kesediaan pupuk dan alat pendukung pertanian, dan yang terpenting Quick win 8 Pengentasan kemiskinan yang merupakan program utama Bupati karena data terakhir pertumbuhan ekonomi rendah dan kemiskinan di Bojonegoro masih tinggi, ” Terang Achmad Gunawan dalam pemaparannya.

Dalam sesi tanya jawab masyarakat juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan masukan yang ditujukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati maupun Dinas yang menaungi. (Lin/red)