Partisipasi Warga Sukseskan Panen Jamur Janggel Bersama KKNTK 14 UNIGORO di Sendang Bareng

SuaraBojonegoro.com – Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat terlihat dalam kegiatan panen perdana jamur janggel yang digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Kelompok 14 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) bersama warga di kawasan Sendang Bareng, Desa Bareng, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari pelatihan budidaya jamur janggel yang telah dilaksanakan pada 20 Juli 2026. Program tersebut mengusung inovasi pemanfaatan limbah janggel jagung sebagai media tanam jamur yang memiliki nilai ekonomi, sekaligus mendorong terciptanya peluang usaha baru berbasis potensi lokal.

Sejak pagi, warga tampak antusias mengikuti proses panen bersama mahasiswa. Mereka tidak hanya menyaksikan hasil budidaya yang telah dilakukan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pemanenan. Antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis limbah pertanian mampu menarik minat warga untuk dikembangkan lebih lanjut.

Baca Juga:  Cegah Perundungan di Sekolah, Mahasiswa KKN-TK Unigoro Gelar Edukasi "Stop Bullying" di MI Islamiyah Kedungsari

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO turut memberikan pendampingan mengenai teknik pemanenan yang benar serta perawatan media tanam agar produktivitas jamur tetap terjaga. Diskusi interaktif juga berlangsung bersama masyarakat mengenai langkah-langkah budidaya yang dapat diterapkan secara mandiri sehingga hasil panen dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan panen bersama ini, masyarakat memperoleh pengalaman nyata mengenai tahapan budidaya jamur setelah mengikuti pelatihan sebelumnya. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman bahwa limbah janggel jagung yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.

Mahasiswa KKNTK Kelompok 14 UNIGORO berharap program budidaya jamur janggel dapat terus berlanjut meskipun masa pengabdian mereka telah selesai. Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, budidaya jamur janggel di Desa Bareng diharapkan berkembang menjadi salah satu usaha produktif yang mampu mengoptimalkan potensi lokal, mengurangi limbah pertanian, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga. (Red/Lis)