Olimpiade Berujung Ricuh, Bukan Agenda Dinas Pendidikan Bojonegoro, Penyelenggara Akan Kembalikan Uang Pendaftaran 

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Dugaan  amburadulnya teknis Olimpiade matematika bahwa kegiatan tersebut dipastikan bukan merupakan program atau agenda yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Informasi yang beredar sempat menimbulkan persepsi bahwa acara itu berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan, namun faktanya kegiatan tersebut diadakan oleh pihak lain di luar instansi pendidikan.

Anang Prasetyo Adi sekertaris Dinas Pendidikan menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan instruksi, surat edaran, ataupun keterlibatan resmi dalam kegiatan tersebut. Dengan klarifikasi ini, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi yang benar serta tidak salah menafsirkan sumber penyelenggara kegiatan.

“Kegiatan tersebut bukan dinas pendidikan yang mengadakan mas, Kami masih cek kepada pihak terkait” Ujar Anang Prasetyo Adi. Minggu (7/12/2025).

Baca Juga:  Adanya Fee Untuk Sekolah dari Olimpiade Matematika di Bojonegoro, Dinas Pendidikan dan Kemenag: Itu Urusan Oknum!

Kapolsek Bojonegoro Kota memberikan peryataan terkait kegiatan Olimpiade matematika yang sempat menimbulkan kegaduhan dalam keterangannya, Kapolsek menyampaikan bahwa pihak penyelenggara telah berkomitmen untuk mengembalikan seluruh pembayaran yang sudah terlanjur disetorkan oleh para siswa.

“Penyelenggara sudah menyampaikan kepada kami bahwa mereka akan melakukan pengembalian biaya. Mulai besok, pihak penyelenggara akan mendatangi sekolah-sekolah untuk menindaklanjuti proses pengembalian tersebut,” ujar Kapolsek Bojonegoro Kota. (Rif/Red)