UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta Gelar Workshop Penguatan Wawasan Kebhinekaan Untuk Guru Agama Se – Bojonegoro

oleh -

SuaraBojonegoro.com – Kegiatan Workshop Penguatan Wawasan Kebhinekaan bagi guru agama se – kabupaten Bojonegoro di laksanakan di aula Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro yang di Hadiri oleh Direktur Dialogue Centre  UIN Sunan Kalijaga Dr. H. Zainuddin  M.Ag, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro H.Munir M.Ag dengan peserta 30 guru Agama (Islam, Kristen, Budha, Hindu) se kabupaten Bojonegoro. Kamis (16/9/2021).

Menurut Direktur  Dialogue Centre UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. H. Zainuddin M.Ag saat ditemui awak media, bahwa maksud dan tujuan kegiaatan ini adalah untuk meningkatkan kembali wawasan kebhinnekaan bagi guru agama yang ada di kabupaten Bojonegoro, untuk menguatkan moderasi beragama bagaimana sikap guru mengajarkan pada peserta didik tentang wawasan Kebhinekaan dan moderasi beragama, untuk menciptakan kerukunan kehidupan beragama.

“Harapan diadakan Kegiatan workshop penguatan wawasan kebhinekaan adalah memberikan pencerahan pada peserta didik disekolah terkait kebhinekaan, bagaimana guru mengimplementasikan pendidikan agama  yang memiliki wawasan kebhinekaan melalui telaah bahan ajar dan RPP,” Tambah Zainudin.

Adapun kegiatan workshop penguatan wawasan kebhinekaan bagi guru agama agama  se- kabupaten Bojonegoro akan di Laksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 16 sampai dengan 18 September 2021.

Terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Bojonegoro, H. Munir, M.Ag , menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim DC UIN Sunan Kalijaga Yogyakarata yang memiliki program pendidikan kebhinekaan yang dibawa ke  Kabupaten Bojonegoro  sehingga nantinya bisa di implementasikan dan dikembangka lebih lanjut bagi guru agama.

“Kami berharap akan terjadi perubahan nilai, cara pandang, dan perilaku individu dan dapat mempengaruhi lingkungan sosial di mana yang hadir, mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, sampai pada kelompok masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Disampaikan juga bahwa, Agama itu lebih unggul jadi perlu adanya pemahaman pada peserta didik disekolah, kita ini adalah bangsa Indonesia, supaya tidak adanya pembedaan agama satu dengan agama lainnya dan yang terpenting kita harus tetap menjaga kesatuan NKRI.

Diakhir sambutannya Kepala Kemenag Kabupaten Bojonegoro juga mengajak seluruh guru agama agar menjadi pelopor kebhinekaan Serta modernisasi beragama sehingga  nantinya bisa  menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila serta  menjunjung tinggi beberagaman agama di peserta didik.

Dalam kegiatan Workshop pihak Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Juga Menyampaikan Pesan Keberagaman dan Kebhinekaan melalui Virtual Zoom yang diikuti oleh seluruh peserta Workshop. (sew/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.