Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Bojonegoro Tak Terpakai, Sigit Usulkan Untuk Kemanusiaan Ditengah Pandemi Covid 19

oleh -

Reporter: Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Anggaran Perjalanan Dinas DPRD untuk Bulan Juli dan Agustus tahun 2021 yang berasal dari APBD Kabupaten Bojonegoro dan tidak di Serap karena tidak ada kegiatan Perjalanan Dinas DPRD Bojonegoro yang berjumlah sekitar RP. 2 Miliar, diharapkan bisa membantu mengatasi serta menangani persoalan pandemi Covid 19, karena menurut Sigit Kushariyanto, anggota DPRD Bojonegoro yang juga anggota Badan Anggaran, Rabu (12/7/2021).

Hal ini disampaikan oleh Sigit Kushariyanto, bahwa didasari adanya Lonjakan kasus positif covid 19 di Kabupaten Bojonegoro, serta masuk PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat, DPRD Bojonegoro selain sebagai Legislatif juga harus melaksanakan kegiatan untuk masyarakat dari anggaran yang tidak digunakan Demi misi kemanusiaan.

“Kami sangat berharap, bahwa dua bulan anggaran perjalanan dinas DPRD Bojonegoro yang tidak dapat terpakai ini bisa digunakan untuk membantu ditengah Pandemi Covid 19 ini bisa dengan cara membeli Peralatan APD ataupun untuk membantu masyarakat yang terdampak,” Papar Pria yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro ini.

Dirinya akan menyampaikan ke Anggota Badan Anggaran DPRD yang lainnya agar merespon usulan dan harapan untuk melakukan kemanusiaan ditengah Pandemi Covid 19 yang dampaknya benar benar dirasakan oleh masyarakat Bojonegoro.

Namun hal itu harus dilakukan karena banyaknya masyarakat yang juga ditingkat Desa tidak memiliki APD, serta untuk sosialisasi turun kebawah di masyarakat, sehingga anggaran APBD Induk sebesar Rp 2 Miliar ini bisa disepakati melalui P APBD untuk penanganan Covid 19 di Bojonegoro.

“Kondisi ini memang sangat memprihatinkan, dan kita selaku wakil rakyat seharusnya memikirkan kondisi rakyat yang saat ini memang kesulitan ditengah Pandemi Covid 19 dan PPKM,” Ujar Sigit.

Diharapkan juga oleh Politisi Partai Golkar ini, agar hal ini bisa disetujui oleh semua pihak, dalam keadaan darurat ini dan ada anggaran yang tidak dipergunakan, untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kegiatan sosial khusunya masyarakat yang tidak mampu dan terdampak Pandemi Covid 19.

Selama ini Pihak Forkopimda baik Polres Bojonegoro, Kodim Bojonegoro dan Kejaksaaan Negeri Bojonegoro telah berlomba lomba melakukan gerakan sosial dan kemanusiaan baik melalui Vaksinasi Gratis pembagian Sembako bagi warga terdampak Pandemi Covid 19, dan Sebagai wakil rakyat pihaknya berharap anggota DPRD Juga ikut turun lapangan melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan anggaran APBD perjalanan Dinas yang tidak terpakai.

“Tentu semua ada mekanismenya dan melakukan Refokusing melalui P APBD, karena semakin hari semakin memprihatinkan di Bojonegoro, kita harusnya malu kepada Pak Kapolres, Pak Kajari, dan Pak Dandim yang telah melakukan kegiatan kemanusiaan secara Mandiri, kebangeten kalau kita tidak punya rasa malu terhadap Mereka di Pandemi Covid 19 ini,” Tambahnya. Semoga langkah yang baik untuk masyarakat ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dari pada menjadi Silpa nanti kedepannya. (SAS/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.