Pemkab Bojonegoro Diharapkan  Tingkatkan Penanganan Covid 19

oleh -

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Peningkatan Jumlah Pasien yang terkonfirmasi Positif Covid 19 di Kabupaten Bojonegoro yang mengalami penambahan dalam setiap harinya, Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro mengharapkan Keseriusan dan peningkatan lebih dalam memutus rantai sebaran Covid 19 di Bojonegoro.

Disampaikan oleh Hidayatul Sirot, SH, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro yang menyampaikan bahwa selama ini jangan hanya Polres saja yang melaksanakan kegiatan untuk memutuskan Sebaran Covid 19 dengan melakukan Operasi Yustisi, Pembagian masker, Droping bantuan warga terdampak dan sosialisasi dilapangan dan ditengah tengah masyarakat, juga penertiban langsung, namun harus diimbangi oleh Pemkab Bojonegoro.

Hal ini dikarenakan Sulitnya kesadaran di masyarakat tidak hanya cukup dengan himbauan saja, akan tetapi benar benar turun langsung di lapangan dengan melakukan tindakan ditengah tengah masyarakat agar masyarakat benar benar menjalankan protokol kesehatan.

“Harus ada tindak lanjut dari Pemkab Bojonegoro untuk mengatasi adanya pandemi ini, dan kerja sama yang baik, antara Dinas Kesehatan, dan Polres Bojonegoro,” Kata Hidayatus Sirot kepada SuaraBojonegoro.com, Senin (28/12/2020).

Dari hasil Operasi Yustisi saat ini banyaknya masyarakat yang sudah tidak menggunakan masker lagi, dengan berbagai alasan karena tidak memiliki masker, atau jumlah masker yang dimiliki hanya satu, serta kondisi ekonomi yang harus membuat masyarakat berpotensi melanggar protokol kesehatan, sehingga hal ini dapat menyebabkan sebaran Covid bertambah.

Sehingga menurut Pria Politisi dari Partai Garuda ini mengharapkan hal yang sudah dilakukan Polres Bojonegoro harus diikuti oleh instansi lainnya, bahkan Pemkab harus benar benar lebih serius, seperti memberikan masker gratis kepada masyarakat, melalui lembaga atau instansi terkait.

“Kita punya APBD besar dan juga ada anggaran untuk penanganan Covid 19, saya kira bisa untuk di lakukan,” Ungkapnya.

Masih menurut Hidayatus Sirot, Dinkes atau Pemkab bisa membuka lagi tempat karantina seperti dulu di BLK atau ditempat lain bagi warga yang terkonfirmasi, hal tersebut juga untuj mengantisipasi membludaknya pasien covid di gelombang 2 ini. “kita tahu bahwa rumah sakit kita yaitu, RSUD Sosodoro Djatikusumo sendiri sudah kewalahan, alangkah baiknya kalau ada Sinergi, kegiatan dari Polres kemudian dilanjutkan oleh Pemkab dengan dirikan rumah isolasi untuk isolasi bagi warga yang kedapatan reaktif, dari hasil operasi Yustisi,” Terangnya.

Karena alasan isolasi mandiri dirumah masing masing, kurang dan bahkan menurut Sirot, tanpa ada pengawasan dari pihak terkait, dan hal itu jika dibiarkan akan semakin menjadi persoalan lagi dan sebaran Covid 19 pasti sulit terbendung lagi.

“Sekali lagi, saya mengharap, Pemkab lebih serius lagi dan lebih fokus dalam menekan angka peningkatan penyebaran covid-19, Untuk soal penanganan Pembangunan guna peningkatan ekonomi memang sangat bagus, namun hal yang saat ini dianggap darurat juga penting yaitu untuk lebih serius dalam menekan angka penyebaran sehingga bisa memutus mata rantai Sebaran covid-19,” Pungkas Hidayatus Sirot. (SAS/Red)